Selasa 15 Desember 2020, 11:50 WIB

Riset Kampus Harus Difokuskan pada Mitigasi Covid-19

Faustinus Nua | Humaniora
Riset Kampus Harus Difokuskan pada Mitigasi Covid-19

ANTARA/JOJON
Mahasiswa menunjukan beberapa daun dan kulit buah untuk diteliti kasiatnya di Kampus Politeknik Bina Husada Kendari, Kendari, Rabu (10/6).

 

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengatakan bahwa aktivitas riset dan penelitian di berbagai kampus di Indonesia harus difokuskan upaya mitigasi Covid-19. Pasalnya, hal tersebut merupakan kebutuhan saat ini untuk membantu penanganan pandemi.

"Riset di kampus sebaiknya difokuskan pada upaya mitigasi covid-19. Baik dalam penelitian bidang kesehatan seperti obat-obatan, vaksin, penanganan pasien dan lainnya, maupun bidang lain seperti alat kesehatan, rekayasa sosial untuk mengubah prilaku, pemilihan ekonomi, dan sebagainya," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (15/12).

Baca juga: 2021, Universitas Airlangga Lanjutkan Metode Blended Learning

Dalam menjalankan aktivitas tersebut, kampus-kampus pun diminta untuk menerapkan protokol covid-19 secara ketat. Untuk itu, termasuk bagian dari pembatasan, maka riset atau penelitian yang tidak urgen saat ini seharusnya dihentikan sementara. Mengingat sejumlah dosen dan mahasiswa dilaporkan terkonfirmasi positif covid-19, sebelumnya berada di kampus untuk melakukan riset dan penelitian.

"Kalau ada yang positif harus segera dilakukan contact tracing dan pembersihan ruangan, serta isolasi ruangan-ruangan yang terkontaminasi," tegasnya.

Selain itu, lanjut Nizam, aktivitas di ruangan yang terkontaminasi harus dihentikan sementara. Tempat-tempat yang diduga terkontaminasi harus dilakukan disinfeksi dan ditutup sementara. "Tapi tidak harus seluruh kampus ditutup. Isolasi dapat dilakukan sampai dinyatakan aman oleh satgas di daerah/kampus. Biasanya minimal 14 hari," tambahnya.

Sejauh ini dia memgakui belum ada laporan resmi terkait aktivitas riset uang ditutup atau dihentikan karena Covid-19. Namun, ada beberapa kampus yang membatasinya dengan penerapan protokol yang ketat.

Dia berharap semua masyarakat kampus senantiasa menaati protokol kesehatan. Dan yang paling utama adalah mengubah perilaku seluruh warga kampus untuk saling peduli, saling menjaga, saling melindungi dan menghindari penularan Covid-19. "Menularkan perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari Covid-19 ke masyarakat sekitar kampus," tandasnya. (H-3)

Baca Juga

Ist

Para 'Influencer Fashion Enthusiast' Semarakkan Gelaran Pertemuan Axel Vinesse

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 20:18 WIB
 Fashion stylist, Caren Delano, mengatakan bahwa penampilan dengan aksesoris emas adalah citra yang maksimal dari konsep diri...
DOK MI

Wapres Minta Komitmen Daerah Wujudkan Target Penyelenggaraan MPP 100%

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 28 Juni 2022, 19:55 WIB
PEMERINTAH meminta komitmen kepala daerah untuk mewujudkan target 100% penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) dibangun di seluruh...
Antara/M Risyal Hidayat.

Mengenal Organ Reproduksi Wanita dan Fungsi

👤Miskah Syifa Putri 🕔Selasa 28 Juni 2022, 19:48 WIB
Setiap organ reproduksi dirancang dengan fungsinya masing-masing. Organ-organ ini dimiliki wanita sejak lahir. Namun kemampuan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya