Jumat 27 November 2020, 07:20 WIB

Kemendikbud Optimistis 1 Juta Guru PPPK Terpenuhi Akhir Tahun

Faustinus Nua | Humaniora
Kemendikbud Optimistis 1 Juta Guru PPPK Terpenuhi Akhir Tahun

MI/hijrah ibrahimjakaria
Zuhria Sambiki, Guru SMA Negeri 10 Kabupaten Halmahera Utara, saat melakukan belajar mengajar, Selasa (24/11).

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) optimis kuota 1 juta formasi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) bisa terpenuhi hingga batas waktu 31 Desember 2020.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbud Iwan Syahril mengatakan bahwa laporan terakhir mencatat baru 200-an ribu formasi yang diusulkan pemerintah daerah. Namun, dengan diumumkan 5 terobosan pemerintah, secara khusus terkait biaya seleksi dan gaji, maka hingga akhir tahun bisa terpenuhi.

Baca juga: Inovasi Swab Test Chamber UI Raih Penghargaan

"Kalau sampai saay ini masih 200-an ribu, kami optimis jumlah itu akan bertambah. Beberapa daerah belum mengusulkan karena anggaran belum tersedia. Setelelah Menteri Keuangan mengumumkan bahwa anggaran sudah pasti, kami optimis akan bertambah dan bisa terpenuhi," ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (26/11).

Dia menjelaskan, dalam terobosan pemerintah melalui Kemendikbud biaya seleksi dan gaji ditanggung pemerintah pusat. Hal itu berbeda dengan tahun-tahun sebelimnya yang masih menjadi bebam daerah.

Pemerintah pusat pun sudah memastikan anggaran tersebut disediakan. Lantas, menurut Iwan, ini adalah kesempatan besar bagi guru-guru honorer, sekaligus membantu pembiayaan daerah.

Selain itu, Kemendikbud pun pro aktif untuk berkonsultasi dengan daerah. Mengingat formasi kebutuhan guru PPPK itu diusulkan oleh daerah dan kemudian dievaluasi Kemendikbud sebelum diserahakan ke Kementerian PANRB.

Baca juga:Pilkada Momentum Untuk Mencapai Komitmen Iklim

"Kemedikbud melakukan bimbinhan teknis untuk memotovasi dan memberi araham kepada daerah-daerah agar mengusulkan segera formasi. Dibagi dalam 5 region seluruh Indonesia, bukan hanya sosialisasi tapi sampai pendidikan teknis," jelas Iwan.

Dia pun berharap kabar baik itu ditanggapi segera oleh pemerintah daerah seluruh Indonesia. Mengingat kesempatan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan guru dan membantu menyelesaikan permasalahan guru honorer.

Apalagi, pemerintah membuka formasi besar-besaran hingga 1 juta. Angka tersebut melebihi jumlah guru honorer di sekolah negeri yang terdaftar pada Dapodik. Persyaratannya pun dipermudah dengan 3 kali seleksi untuk tahun 2021.

Baca Juga

Medcom.id

Rusak Hutan, Wakil Ketua DPRD Takalar Dijerat Pidana Berlapis

👤 Atalya Puspa 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:57 WIB
Penyidik menduga perbuatan tersangka HJB yaitu menebang pohon tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat...
Ist

Prambors Dukung Kaum Muda Melalui Prambors Mendadak Sepedahan Lagi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:37 WIB
Sebagai radio anak muda pertama dan terbesar di Indonesia, Prambors selalu menjadi trendsetter gaya hidup anak muda melalui...
Ist

Jaga Kesehatan Jiwa dan Raga, Gembira Bersama Masima Radio Network

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:13 WIB
Masima Radio Network sangat memahami bahwa situasi yang gembira mampu menciptakan kebahagiaan bagi pendengar dan memberikan manfaat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya