Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pekerja menyambangi Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8), sebagai perwakilan penerima program Subsidi Upah dari pemerintah.
Para pekerja tersebut berasal dari berbagai bidang profesi, mulai dari guru honorer, karyawan hotel, perawat hingga pemadam kebakaran. Mereka pun mengaku senang dengan adanya bantuan tersebut dan menyampaikan beragam curahan hati atas kondisi yang dihadapi saat pandemi ini.
Seorang guru honorer asal DKI Jakarta, Budi Rahayu, mengaku akan menggunakan uang bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan kondisi belajar dari rumah, ia meyebut keperluan di rumah mengalami kenaikan. Iuran listrik dan kuota internet menjadi lebih besar.
"Dengan adanya perubahan cara belajar mengajar, tentu segala kegiatan dilaksanakan di rumah. Otomatis itu mempengaruhi perekonomian kita di rumah, berpengaruh kepada pembayaran listrik, air, karena aktivitas kita setiap hari ada di rumah. Belum lagi untuk biaya operasional, untuk membeli kuota," ujar Budi bercerita kepada Jokowi.
Hal serupa diutarakan Danang Ichsan Hanif, seorang pemadam kebakaran yang bertugas di Depok, Jawa Barat. Ia menuturkan, selama kegiatan belajar anaknya dilaksanakan di rumah, kebutuhan akan kuota internet menjadi meningkat.
"Sekarang sekolah sistem online, Pak. Jadi untuk biaya sekolah anak. Anak juga kalau di rumah jadi sering jajan," ucap Danang.
Baca juga: Presiden Luncurkan Subsidi Upah kepada Pekerja
Adapun, Evisonia Simbolon yang berprofesi sebagai perawat mengaku akan menggunakan Subsidi Upah untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kegiatan operasional sehari-hari.
"Saya secara pribadi untuk transportasi, Pak. Sekarang dengan adanya covid-19 ini kan transportasi jadi mahal. Apalagi gaji kita dipotong. Nanti juga untuk kebutuhan pribadi," papar Evisonia.
Mendengar curahan hati para pekerja secara langsung, Jokowi langsung memiliki gambaran. Ia meminta semua pihak terus bersabar dan berjuang melawan pandemi karena sedianya kesulitan tersebut dirasakan oleh penduduk di 215 negara di dunia.
"Saya kira memang kita tidak menghendaki keadaan ini tapi ini cobaan dan ujian bagi kita semua. Kita harap, nanti insya Allah, di Desember, Januari, begitu vaksin jadi dan diproduksi, semua masyarakat langsung divaksinasi. Setelah itu problem mulai akan selesai dan kita insyaAllah kembali pada posisi yang normal," tutur Jokowi.(OL-5)
Kondisi upah riil para pekerja maupun buruh menurun tajam sejak 2015. Hal tersebut dimulai ketika pemerintah mengganti formula penghitungan pengupahan melalui PP 78/2015 tentang Pengupahan.
Pemerintah bakal memanggil pelaku usaha di sektor industri padat karya dalam waktu dekat. Itu dilakukan untuk membahas mengenai kondisi industri terkait.
Kondisi ekonomi yang tidak menentu harus segera direspons dengan tepat oleh pemerintah, sehingga tidak berdampak lebih buruk lagi terhadap nasib para pekerja.
Wapres Ma'ruf Amin jamin dana pekerja di Tapera akan aman
Upah pekerja saat ini masih jauh dari angka layak sehingga jika harus dipotong 2,5 % maka pkerja akan semakin miskin dan tidak bisa memenuhi biaya hidup.
Tidak ada jaminan gaji karyawan swasta yang dipotong sebesar 3% yang dibayarkan 0,5% oleh pemberi kerja dan 2,5% ditanggung pekerja bisa mendapatkan rumah.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved