Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Perkotaan Jadi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Atikah Ishmah Winahyu
19/8/2020 12:55
Perkotaan Jadi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak
Warga mengenakan masker menunggu kereta di Stasiun Tanah Abang, Jakarta.(AFP/ADEK BERRY )

BERDASARKAN data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, hingga 16 Agustus 2020, terdapat 20 Kabupaten/Kota dengan kasus kumulatif tertinggi di Indonesia. Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan sebagian besar kasus ditemukan di wilayah perkotaan.

Adapun 20 besar kabupaten/kota dengan kasus kumulatif covid-19 tertinggi di Indonesia yakni Kota Surabaya 10.800 kasus, Jakarta Pusat 7.535 kasus, Kota Semarang 6.351 kasus, Kota Makassar 5.938 kasus, Jakarta Timur 4.974 kasus, Jakarta Selatan 4.904 kasus, dan Jakarta Utara 4.902 kasus.

Kemudian Jakarta Barat 4.784 kasus, Sidoarjo 3.955 kasus, Kota Medan 3.172 kasus, Kota Banjarmasin 2.374 kasus, Gresik 2.193 kasus, Kota Palembang 2.188 kasus, Kota Jayapura 1.814 kasus, Kota Depok 1.496 kasus.

Baca juga: Ahli Sebut Mutasi Virus Korona Lebih Menular tapi Kurang Mematikan

Selanjutnya, Kota Denpasar 1.462 kasus, Kota Manado 1.447 kasus, Kota Mataram 1.364 kasus, Kota Bekasi 1.188 kasus, dan Kota Ambon 1.135 kasus.

Dewi menuturkan, dari 20 kabupaten/kota dengan jumlah kumulatif terbanyak ini menyumbangkan 53,01% dari seluruh kasus covid-19 di Indonesia.

“Kita bisa lihat, ternyata daerah perkotaan itu banyak meumbangkan kasus lebih tinggi dibandingkan kabupaten/kota,” kata Dewi dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (19/8).

Lebih lanjut, Dewi mengatakan perkotaan menjadi poros dari segala aktivitas, terutama sektor ekonomi. Oleh sebab itu, masyarakat perkotaan harus menjaga kotanya agar tetap aman.

“Jaga kota kita agar tetap aman, jangan sampai aktivitasnya juga lumpuh karena kondisi covid-19 sangat tinggi,” ujarnya.

Kemudian, masyarakat di kota juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan. Karena semakin tinggi aktivitas, semakin banyak orang berkumpul. Pemerintah daerah di kota-kota besar juga harus memiliki respon yang lebih cepat, adaptif, dan siap untuk menangani kasus-kasus yang ada sehingga angka kematian tidak terus meningkat.

“Patuhi protokol kesehatan di manapun berada. Tetap waspada, tetap disiplin, juga ajak orang-orang di sekitar dan selalu diingatkan,” tandasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya