Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA berhasil membuat sejarah saat menerbangkan pesawat N-250 Gatot Kaca pada 10 Agustus 1995 di Bandung, Jawa Barat. Hal itu menjadi bukti bahwa Indonesia mampu
melahirkan inovasi dan menciptakan produk teknologi tinggi setara dengan negara-negara maju lainnya.
Pesawat terbang yang pembuatannya digagas Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie itu menjadi kado ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-50.
Sejak saat itu, hari bersejarah pada 10 Agustus diperingati sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas).
Menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat memberi sambutan Harteknas ke-25 melalui video conference, Senin (10/8), pencapaian dua puluh lima tahun lalu itu belum tergantikan hingga kini.
“Saat ini telah banyak inovasi yang dihasilkan anak bangsa, tetapi hanya sedikit yang dapat dikomersialkan atau dipasarkan. Jika inovasi tidak dapat dikomersialkan,
inovasi tersebut kurang bermakna bagi bangsa ini,” seru Wapres.
Sebagai renungan bersama, Wapres menyoroti peringkat inovasi Indonesia di dunia yang masih terbilang rendah. Berdasarkan data Global Innovation Index (GII) 2019, peringkat Indonesia berada di posisi 85 dari 129 negara di dunia. Mirisnya lagi, peringkat inovasi Indonesia di tingkat ASEAN ada di posisi kedua terendah di atas Kamboja.
“Bandingkan dengan Singapura (peringkat ke-8) dan Malaysia (peringkat ke-35) yang ekonominya berbanding lurus dengan budaya inovasinya,” ujarnya.
Hal itu kemudian diperparah dengan sedikitnya jumlah peneliti yang ada di Indonesia. Walaupun Indonesia mempunyai alokasi anggaran lebih besar, jumlah sumber
daya peneliti di Indonesia justru lebih sedikit jika dibandingkan dengan Vietnam. “Peneliti Indonesia hanya 89 orang/1 juta penduduk, sementara Vietnam jumlah penelitinya
673/1 juta penduduk,” kata Amin.
Proyek strategis
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan produk hasil penelitian, pengembangan,
pengkajian, dan penerapan (litbangjirap) terus didorong agar sampai ke tahapan komersialisasi dan diproduksi secara massal oleh industri/UMKM.
Namun, itu memerlukan penguatan kolaborasi antara sisi pelaku litbangjirap dan pelaku usaha. Menurut Menristek, terdapat empat dari 49 Prioritas Riset Nasional
yang masuk sebagai Proyek Strategis Nasional. Ia menjelaskan proyek pertama, Katalis Merah-Putih merupakan teknologi untuk mengolah minyak sawit menjadi
bensin, solar, maupun avtur untuk mengurangi impor BBM.
Kedua, program Swasembada Garam Nasional 2021 lewat pabrik garam industri terintegrasi di Manyar, Gresik, Jatim, dengan kapasitas 40 ribu ton/tahun. Pabrik
ini sudah menerapkan internet of things (IoT).
Proyek strategis ketiga ialah Pesawat Udara Nirawak (PUNA) jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam. PUNA berkemampuan terbang selama
24 jam dengan dilengkapi senjata hasil produksi PT Dirgantara Indonesia.
Proyek keempat ialah pesawat angkut berjenis Amphibi N219A dengan teknologi composite (smart,light, and green technology) untuk mendukung tol laut.
Peringatan ke-25 Harteknas turut dimeriahkan dengan pameran virtual yang disiarkan langsung melalui akun Youtube Ditjen Dikti. Sebanyak fakultas teknik dari 39
perguruan tinggi di Indonesia memamerkan teknologi inovasi penanganan wabah covid-19.
(Ifa/H-2)
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Pemerintah dorong inovasi atasi mismatch pasokan-permintaan perumahan. Ajang BTN Housingpreneur 2025 saring 1.170 peserta, tetapkan 58 pemenang.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved