Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memiliki ekosistem mangrove terbesar di dunia dengan variasi habitat dan keragamanan hayati yang melimpah. Total lahan mangrove di Indonesia mencapai 3.112.989 hektare atau 22,6 persen dari total ekosistem mangrove di dunia yang seluas 13.760.000 hektare.
“Mangrove yang sehat memiliki kontribusi besar dalam aspek ekonomi sosial masyarakat sekitarnya, serta berperan melindungi wilayah pesisir dari bencana alam laut,” kata Augy Syahailatua, Kepala Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dalam pernyataan tertulis, Jumat (7/8).
Augy menuturkan, Pusat Penelitian Oseanografi LIPI bekerja sama dengan COREMAP-CTI telah melakukan pemantauan bakau di lebih dari 40 lokasi di Indonesia. Hasil penelitian menghasilkan ribuan kumpulan data struktur komunitas mangrove dari berbagai habitat yang kemudian digunakan untuk mengembangkan perangkat pemantau mangrove Monmang dan menyusun buku indeks kesehatan mangrove MHI atau Mangrove Health Index.
Monmang adalah aplikasi berbasis Android yang bermanfaat untuk melakukan input data dan analisis langsung dari situs lapangan saat melakukan monitoring. Aplikasi ini menyediakan parameter struktur komunitas seperti kepadatan, ukuran morfologi, frekuensi, dominasi dan indeks kesehatan mangrove.
“Monmang dapat memudahkan pengukuran kanopi dan dapat menfasilitasi ekspor data ke spreadsheet,” jelas peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, I Wayan Eka Dharmawan.
Eka menjelaskan, LIPI telah mengumpulkan ribuan dataset komunitas mangrove dari berbagai habitat.
Baca juga : Kenali Microbiome Salah Satu Sumber Masalah Kulit
“Dataset ini ukuran satuannya per plot. Per plotnya kita mempunyai lebih dari 1.300 plot,” imbuhnya.
Dirinya menjelaskan, selama ini yang menjadi kendala adalah keterbatasan waktu dan tenaga untuk menjangkau luas area, jumlah habitat, jumlah plot, dan keterwakilan data. Aplikasi Monmang mampu meringkas semuanya termasuk menghitung persentase luasan kanopi ketika survey sedang dilakukan.
Sementara buku indeks MHI (Mangrove Health Index) dibangun berdasarkan tiga parameter struktur tegakan hutan mangrove, yaitu kerapatan kanopi, rata-rata diameter batang pohon dan jumlah tegakan tiang atau pohon mangrove yang berukuran kecil (diameter batang < 5 cm). Indeks ini dapat menggambarkan stasus kesehatan mangrove, baik dari sisi vegetasi dan keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya sehingga dapat membantu pengelola ekosistem mangrove dalam menentukan aksi-aksi pengelolaan.
Eka menjelaskan, dengan data sebanyak ini, cukup mampu mengembangkan perangkat kondisi kesehatan mangrove.
“Namun kami tidak ingin berhenti sampai disitu. Kami ingin data tersebut bisa dimanfaatkan secara nasional juga publikasi internasional,” tandasnya. (OL-7)
PENGAMAT Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth, berpendapat kunjungan dan pertemuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mewakili seluruh Papua.
Baru-baru ini, pakar ilmu politik Ikrar Nusa Bhakti dalam sebuah dialog di TV mengatakan, politik di negeri ini sudah masuk kategori disgusting, bukan lagi interesting, bukan pula amusing.
PBB memperingatkan bahwa 40% hewan penyerbuk invertebrata (terutama lebah dan kupu-kupu), berisiko mengalami kepunahan global.
Neanderthal adalah spesies kuno yang tinggal di Eurasia 40.000 tahun yang lalu.
Beberapa pendatang pertama datang ke benua ini dari Tiongkok selama dua gelombang migrasi berbeda
Undang-undang yang ketat pada saat itu bertujuan untuk mengendalikan ekspansi perkotaan dan erosi tanah, serta untuk mencegah pasir gurun menyapu Tripoli,
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved