Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang menyiapkan laporan tahunan bencana sebagai komitmen bersama dengan komunitas internasional. Ini akan menjadi monitoring dan capaian Indonesia dalam konteks Sendai Framework for Disaster Risk Reduction (SFDRR).
Penyusunan laporan tahunan ini bertujuan sebagai laporan pemerintah atau country report untuk melihat capaian Indonesia melalui indikator yang ditargetkan dalam SFDRR 2015 – 2030. Laporan yang akan disusun secara bertahap ini melibatkan kementerian/lembaga dan mitra lain penanggulangan bencana di Indonesia. Capaian dalam penanggulangan bencana menjadi komitmen Indonesia dalam SFDRR.
Baca juga: KLHK Dorong Masyarakat Lakukan Daur Ulang Sampah Plastik
Dalam sambutan pembukaan rapat koordinasi penyusunan laporan tahunan, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Wisnu Widaja menyampaikan mengenai tujuh target SFDRR sebagai acuan dalam penulisan laporan tahunan.
Ketujuh target mencakup pembahasan mengenai bencana yang berdampak pada tingkat kematian global, jumlah populasi terdampak, kerugian ekonomi, kerusakan infrastruktur dan layanan dasar, pengurangan risiko bencana, kerja sama internasional dan ketersediaan dan akses kepada sistem peringatan dini dan informasi risiko bencana.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB memberikan penjelasan latar belakang dan materi pengisian yang perlu disiapkan secara internal unit teknis di BNPB. Pada tahap selanjutnya BNPB akan mengajak kementerian/lembaga dan berbagai pihak untuk memberikan data yang dimiliki sebagai capaian yang terkait dengan ketujuh target.
Kepala Sub Direktorat Tata Kelola BNPB Cahyo Nugroho mengatakan, penyusunan laporan akan dilakukan secara bertahan sebelum nantinya akan dikumpulkan pada akhir tahun.
“Laporan tahunan ini merupakan capaian 2019 dan 2020 penanggulangan bencana di Indonesia,” ujarnya pada rapat koordinasi penyusunan laporan di Hotel Santika BSD, Serpong, Rabu (29/7).
Tahapan berikutnya yakni sosialisasi monitoring SFDRR ke para pihak, workshop pengumpulan data dari internal BNPB dan kementerian/lembaga serta para pihak terkait dan workshop finalisasi.
SFDRR atau Kerangka Kerja Sendai untuk Pengurangan Risiko Bencana 2015-2030 merupakan acuan kerja dalam aktivitas pengurangan risiko bencana yang telah disepakati 187 negara. Kerangka kerja ini diluncurkan untuk pengimplementasiannya dalam Konferensi Dunia ketiga PBB di Sendai, Jepang, pada 8 Maret 2015. SFDRR ini merupakan kelanjutan dari Hyogo Framework for Action (HFA). (H-3)
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved