Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMADIYAH memilih mundur dari keikutsertaan Program Organisasi Penggerak yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pasalnya, Muhammadiyah menilai proses penilaian terhadap organisasi yang terlibat dalam program tersebut
tidak transparan.
"Kriteria pemilihan organisasi masyarakat yang ditetapkan lolos evaluasi proposal sangat tidak jelas. Karena tidak membedakan antara lembaga CSR yang sepatutnya membantu dana pendidikan dengan organisasi masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah," ujar pernyataan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PP Muhammadiyah yang diterima Mediaindonesia.com, Selasa (21/7).
Sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia, Muhammadiyah enggan diperbandingkan dengan organisasi masyarakar lain yang relatif baru kiprahnya. Organisasi baru tersebut banyak terpilih mengikuti Program Organisasi Penggerak pada tahun ini.
"Muhammadiyah memiliki 30.000 satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia. Persyarikatan Muhammadiyah sudah banyak membantu pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan sejak sebelum Indonesia merdeka, sehingga tidak sepatutnya diperbandingkan dengan organisasi masyarakat yang sebagian besar baru muncul beberapa tahun terakhir," tulis pernyataan tersebut
Kendati mundur, Muhammadiyah tetap berkomitmen membantu pemerintah untuk meningkatkan pendidikan dengan berbagai pelatihan, kompetensi kepala sekolah dan guru melalui sejumlah program salah satu organisasi massa Islam terbesar itu.
"Kami mengusulkan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meninjau kembali terhadap surat (mundur tersebut, untuk menghindari masalah yang tidak diharapkan di kemudian hari," pungkas pernyataan itu. (OL-8).
Abdul Mu’ti menukil buku Tom Nichols Matinya Kepakaran (The Death Of Expertise) yang menggambarkan ilmuwan itu semakin tersaingi oleh berbagai teknologi.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak umat menyikapi perbedaan awal Ramadan dengan bijak serta menjadikan puasa sebagai perekat sosial dan penguat akhlak.
UMAT Islam di berbagai belahan dunia bersiap menyambut puasa Ramadan 1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved