Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SATUAN tugas (satgas) bencana BUMN diperintahkan untuk membantu proses penanganan bencana banjir di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel)
"Supaya semua satgas-satgas BUMN dan juga yayasan BUMN untuk membantu Masamba, kita tahu Masamba kemarin kena banjir bandang dan itu membutuhkan bantuan dari banyak pihak," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Minggu (19/7).
Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang meminta BUMN ikut membantu proses penanganan bencana di Masamba.
Baca juga : Dua Alternatif Atasi Masalah Irigasi Di Desa Kepoh Basel
"Kemarin juga Pak Doni Monardo meminta kita untuk secepatnya juga membantu. Makanya di samping satgas BUMN yang turun langsung ke lapangan, yayasan BUMN yang memang selama ini juga mengerahkan bantuan yang ada dari masyarakat kemudian kemudian diserahkan kepada masyarakat di Masamba," kata Erick.
Ia mengatakan, penyerahan Donasi tersebut dilakukan di Kantor Bupati Masamba, sebagai Posko induk semua Bantuan.
Diketahui, satgas dari sejumlah BUMN pun menindaklanjuti arahan Erick dengan langsung terjun ke lokasi bencana, terutama yang berkaitan dengan penanganan listrik dan alat-alat berat untuk membersihkan lumpur.
Erick mengatakan langkah pemulihan ini akan terus dilakukan, begitupun denngan kebutuhan primer yang dibutuhkan masyarakat diharapkan dipenuhi. "Kita enggak akan berhenti untuk saat ini juga, tapi terus menerus juga membantu Masamba," pungkasnya. (OL-2)
Abdul Muhari pun mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Rusaknya ekosistem hulu DAS Citarum secara signifikan meningkatkan bencana banjir di daerah-daerah di sekitar wilayah Bandung, terutama di Bandung Selatan.
Hingga Rabu, (21/5) para korban banjir Grobogan telah lima hari menginap di pengungsian. Mereka mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) GOR Tanggirejo.
Menko PMK Pratikno menyampaikan pemerintah serius dalam melakukan penanganan banjir Jabodetabek secara terpadu lintas Kementerian dan Lembaga.
Sebagai respons terhadap bencana tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya memastikan layanan kesehatan tetap berjalan bagi para korban bencana banjir.
Cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan deras hingga banjir tersebut mengakibatkan 768 gardu distribusi terdampak, sehingga terpaksa dipadamkan sementara demi keselamatan warga.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved