Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 menjadi salah satu tantangan generasi Z atau zilenial yang akan mengisi bonus demografi Indonesia ke depan, Karena itu, kolaboraso antar-generasi Z yang dikenal adaptif dengan perkembangan teknologi digital, bisa menjadi duta bagi masyarakat dalam melawan Covid-19.
Dalam terminologi sosial, generasi Z dikategorikan sebagai orang yang lahir dalam rentang 1995-2010.
Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan mengatakan, salah satu yang bisa dilakukan generasi Z ialah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan beradaptasi dengan baik dalam adaptasi kebiasaan baru yang kini dijalani Indonesia dalam upaya menekan penularan Covid-19.
"Perbanyak kolaborasi, kurangi kompetisi dan mau tidak mau harus mematuhi protocol covid 19 di era adaptasi kebiasaan baru," katanya dalam webinar bertajuk Membentuk Generasi Zillenial Berkualitas di Era Adaptasi Kebiasaan Baru, Jumat (17/7)
Pemanfaatan sains dan teknologi, lanjut Farhan, bisa menjadi medium generasi Z dalam menyampaikan pesan ke mesyarakat terkait adaptasi kebiasaan baru.
Baca juga : Ubud Writers & Readers Festival 2020 Juga Ditunda
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Widodo Muktiyo mengatakan, generasi Z mampu beradaptasi dengan baik saat imbauan untuk tetap di rumah diserukan pemerintah. Hal itu menurutnya, karena pola komunikasi secara virtual menjadi salah satu kebiasaan generasi Z, sehingga mudah beradaptasi saat di rumah.
Widodo menambahkan, zilenial yang juga dikenal punya ambisi besar dan kreatif, mampu mengubah modal tersebut menjadi kontribusi dalam perang melawan Covid-19.
Kaum Milenial dan Zilenial harus bisa menunjukkan kontribusi yang positif sehingga dapat menjadi bagian dari pahlawan dalam melawan Covid-19”, ujarnya.
Ketua Jabar Bergerak Zillennial Emeril Kahn Mutadz mengaku sepakat kaum muda harus bisa menunjukkan kontribusi positif dalam perang melawan Covid-19.
“Anak muda sebagai tonggak dari pergerakan Indoenesia saat ini harus bisa melakukan hal-hal yang positif. Kurangi basa-basi, kurangi hal-hal yang tidak berguna, perbanyak ilmu dan aksi-aksi yang berguna,” papar Emril. (RO/OL-7)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Fenomena FOMOP tak lepas kaitannya dengan perkembangan teknologi, termasuk gawai. Hal ini tentu akan merenggangkan hubungan antar sesama dan menimbulkan kesenjangan sosial.
Untuk mencegah kegagalan resolusi seperti tahun-tahun sebelumnya, coba ikuti beberapa langkah ini.
Pada masa transisi dari pandemi ke endemi dan seterusnya, seharusnya tidak membuat masyarakat meninggalkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
Dengan demikian masyarakat perlu beradaptasi dalam norma baru seperti menggunakan masker dan kebiasaan mencuci tangan
SEKTOR perikanan saat ini tengah menghadapi situasi sulit.
RELATIF terkendalinya penyebaran Covid-19 di tanah air saat ini bukti dari kesungguhan anak bangsa yang mau belajar dari pengalaman penanganan Covid-19 sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved