Rabu 15 Juli 2020, 05:49 WIB

Lomba Inovasi Daerah Jadi Sarana Edukasi Adaptasi Kebiasaan Baru

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Lomba Inovasi Daerah Jadi Sarana Edukasi Adaptasi Kebiasaan Baru

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Warga menggunakan masker saat menyambangi pusat perbelanjaan di kawasan Pasar baru, Jakarta Pusat.

 

PENERAPAN protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru harus tetap dilaksanakan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan produktif dan aman dari potensi penularan covid-19.

Berbagai upaya telah dilakukan Gugus Tugas Nasional untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan. Ini tidak hanya menjadi suatu peraturan yang harus dipatuhi namun menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat sebagai adaptasi kebiasaan baru.

Mendukung upaya percepatan penanganan covid-19 dengan adaptasi kebiasaan baru, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan program Lomba Inovasi Daerah sebagai sarana edukasi dan sosialisasi tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru secara bersama-sama oleh setiap daerah.

Baca juga: Pemerintah Tetap Fokus ke Kesehatan dan Ekonomi

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan Lomba Inovasi Daerah merupakan suatu sarana mengedukasi dan menyosialisasikan protokol kesehatan di berbagai sektor pada masa adaptasi kebiasaan baru.

"Lomba Inovasi Daerah yang melibatkan pemerintah daerah merupakan sarana mengedukasi dan menyosialisasikan bagaimana adaptasi kebiasaan baru di berbagai sektor dan aktivitas kehidupan," kata Tito.

Tito berharap Lomba Inovasi Daerah ini bisa menjadi gerakan yang dilakukan secara masif sehingga masyarakat menjadi paham dan mengetahui apa yang harus dilakukan demi keselamatan bersama.

"Kegiatan ini (Lomba Inovasi Daerah) dapat menjadi gerakan yang dilakukan secara masif sehingga seluruh masyarakat jadi paham dan tahu apa yang sebaiknya dilakukan demi keselamatan bersama," ungkap Tito.

Hal itu juga diperjelas oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal bahwa tujuan utama Lomba Inovasi Daerah adalah memberikan edukasi yang diharapkan menjadi pengetahuan lebih baik untuk menekan potensi penularan covid-19.

"Tujuan utamanya memberikan edukasi dengan harapan pemberian edukasi yang semakin baik, masyarakat juga memperoleh pengetahuan dengan lebih baik," jelas Safrizal dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta (14/7).

Selanjutnya, Safrizal menjelaskan Lomba Inovasi Daerah juga menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat paham tentang protokol kesehatan.

"Kalau masyarakat teredukasi, mengetahui cara hidup yang aman dan menerapkannya, akan terhindari dari potensi terpapar risiko penularan Covid-19," sebutnya

Safrizal turut menjelaskan mengenai dana 168 miliar sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah yang sempat menjadi perbincangan. Dana tersebut merupakan dana negara yang termasuk dana insentif daerah yang sebelumnya telah ada dan dianggarkan.

"Dana 168 miliar ini merupakan dana negara, bukan dana pribadi Mendagri. Ini termasuk dana transfer daerah yang disebut dana insentif daerah. Sebelumnya juga sudah ada dan dianggarkan Kementerian Keuangan, hanya saja di masa pandemi ini dibuat suatu kategori baru yaitu kategori inovasi dalam pra kondisi hidup di tengah pandemi Covid-19 yang harapannya tentu digunakan untuk menolong masyarakat," ungkap Safrizal.

Terakhir, Safrizal kembali mengimbau pemerintah daerah dapat mengedukasi publik, melakukan pengawasan dan kontrol secara ketat, menggerakan serta berkolaborasi bersama masyarakat untuk saling peduli dan mengingatkan dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin sehingga upaya menekan penularan covid-19 tidak hanya menjadi keberhasilan suatu daerah saja namun menjadi keberhasilan bangsa Indonesia. (OL-1)

Baca Juga

BKM-PPI

Pandemi Covid-19 Tuntut Kemandirian Pengadaan Alat Kesehatan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 03:22 WIB
Saat ini, semua negara berlomba memenuhi kebutuhan dalam negeri sebelum melakukan ekspor alat kesehatan ke negara...
Tatalogam

Produk Lokal Ramah Lingkungan Dukung Pembangunan Berkelanjutan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 02:58 WIB
Mulai tahun ini, penggunaan barang impor akan dilarang dalam seluruh proyek propertI dan konstruksi yang ada di bawah Kementerian...
DOK MI

Pendaftar Pendanaan Kampus Merdeka belum Serahkan Proposal

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 01:55 WIB
Pendaftar program Kompetisi Kampus Merdeka lebih banyak PTS ketimbang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya