Rabu 15 Juli 2020, 03:42 WIB

Pemerintah Tetap Fokus ke Kesehatan dan Ekonomi

Pra/Fer/Ata/X-10 | Humaniora
Pemerintah Tetap Fokus ke Kesehatan dan Ekonomi

Dok.MI/Rommy Pujianto
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

 

KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko membantah anggapan yang menyebutkan pemerintah telah melonggarkan penanganan covid-19.

Dia memastikan setiap daerah yang memutuskan untuk membuka kembali kegiatan sosial dan ekonomi pasti telah melalui pertimbangan yang matang dan tahapan-tahapan yang jelas.

“Kalau pemda sudah membuka wisata lokal, pasti mereka sudah mengalkulasi dengan baik, sudah ada skenario-skenarionya,” ujar Moeldoko
di Jakarta, kemarin.

Ia pun memastikan bahwa pemerin- tah memiliki perhatian yang sama terhadap sektor kesehatan dan ekonomi. Keduanya menjadi prioritas yang harus ditangani secara beriringan.

“Sekali lagi, prioritas penanganan covid-19 ialah kesehatan, tapi tidak meninggalkan aspek lain seperti aspek sosial dan ekonomi,” tandasnya.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengingatkan masuknya Indonesia dalam 10 besar negara dengan kasus positif covid-19 di Asia harus menjadi alarm bagi pemerintah.

“Kita harus berani mengevaluasi diri kita sendiri untuk mengetahui apa yang salah dari kebijakan kita selama ini,” ujarnya, kemarin.

Lestari juga mengatakan perlunya kepedulian nasional yang kuat dari seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama keluar dari krisis di sektor kesehatan yang berdampak pada ekonomi akibat wabah covid-19.

‘’Perlu kesadaran kolektif warga negara, bagaimana agar sektor ekonomi tetap bisa bergerak, tapi wabah tertangani,” jelasnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah total pasien sembuh menjadi 37.636 setelah kemarin ada penambahan sebanyak 947 orang. Adapun penambahan kasus terkonfirmasi positif total menjadi 78.572 setelah ada penambahan 1.591 orang. Untuk kasus meninggal menjadi 3.710 dengan penambahan 54.

“Kami kembali mengingatkan untuk menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak berbicara, tidak makan, tidak minum di dalam kendaraan umum atau di dalam kereta,” kata Yuri. (Pra/Fer/Ata/X-10)

Baca Juga

Antara/Aprilio Akbar

Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Diminta Penuh Kehati-hatiaa

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 23:22 WIB
"Jangan sampai karena sekolah dibuka dan mayoritas siswa masuk sekolah, mereka yang memilih untuk tetap di rumah jadi...
Medcom.id

Sebaiknya Tunda Dulu Menyapih Anak Selama Pandemi, Ini Alasannya

👤Astri Novaria 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:37 WIB
Sebab, kata Nia, hingga saat ini dari banyak penelitian tidak ada transmisi Covid-19 melalui...
Ilustrasi

Bepergian, Salah Satu Masalah saat Harus Menyusui

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 07 Agustus 2020, 22:07 WIB
Kendala utama dalam melakukan kegiatan menyusui muncul ketika sedang...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya