Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
METODE hidroponik memang cocok bagi anak kosan yang tidak memiliki lahan dan tanah untuk mulai berkebun. Apalagi metode ini dikembangkan untuk masyarakat di perkotaan yang memiliki lahan sempit.
Bagi anda yang ingin mencoba bercocok tanam di kosan, ada beberapa tips yang mungkin bisa dipraktekkan. Penggiat Jakarta Berkebun, Sita Pujianto, menyebut keterbatasan lahan tidak menjadi kendala.
Baca juga: Waspada Difteri, IDAI: Anak Harusnya Aman karena di Rumah Aja
"Jadi bener-bener bisa menanam di mana aja. Sebenarnya banyak cara menanam sawi di pot, bisa pot gantung. Saya malah dulu pernah menaruh beberapa pot selada itu di gantungan AC jadi pakai pot gantung digantung di AC, saking pengennya punya punya sayur dan kalau bisa di situ yang ada mataharinya," kata Sita dalam webinar dengan tema cengkeraman Iklim; Berkebun di Rumah dan Perubahan Iklim, Selasa (14/7).
Menurutnya, dalam pola berkebun minim lahan yang terpenting adalah adanya keberadaan sinar matahari.
Terkait tanaman yang paling direkomendasikan untuk ditanam di lahan yang minim, sambung Sita, adalah tanaman sayuran yang mudah didapatkan dan manfaatnya dapat dikonsumsi.
"Di masa sekarang kalau memang fleksibel pergi keluar bisa membeli media tanam, silakan, tapi jika tidak, sisa makanan seperti cabai, makan tomat ada biji, apapun bisa kita tanam, daun bawang itu adalah surga benih dan sudah terbukti lebih gampang ditanam," ujarnya.
Kata Sita, Menanam tomat atau cabai lebih mudah dibanding menanan jenis tanaman luar negeri yang mungkin warnanya macam-macam dan susah tumbuh di Indonesia.
"Jadi gali senangnya dulu, nanti lama-lama dia akan tertrigger untuk nanam dari biji, saya juga dulu nanam nggak banyak cuma kangkung dan bayam karena dia 21 hari bisa panen," paparnya.
Dia menjelaskan, kondisi itu untuk melatih rasa sabar dalam berkebun. Tentunya anak kos tidak ada masalah untuk mulai berkebun di lahan sempit yang tersedia.
"Boleh ngobrol sama Ibu kosnya mungkin punya lahan, dia malah senang atau ada balkon bisa memanfaatkan untuk menanam," pungkasnya. (OL-6)
KETUA MUI Bidang Infokom KH Masduki Baidlowi menyebut konsep ekoteologi adalah pemahaman bahwa manusia dan lingkungan memiliki hak yang sama
Aktinomiset, terutama genus Streptomyces, menjadi salah satu kelompok bakteri dengan potensi tinggi sebagai pengendali hayati penyakit tanaman.
Di Indonesia, beluntas digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi demam dan gangguan pencernaan.
Tanaman bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi juga bagian dari solusi untuk kesehatan, kualitas udara, pangan sehat, dan ruang hidup yang lestari.
Patikan Kebo mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, fenolik, tanin, terpenoid, saponin, steroid, dan antrakuinon.
Program Jaksa Garda Desa mengambil tema Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa dalam rangka Swasembada Pangan yang dirangkaikan dengan penanaman bawang merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved