Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang membuat masyarakat harus membatasi diri dari keramaian membuat kompetisi matematika Shinkenjuku Math Championship 4 (SMC 4.0) tahun ini harus beralih secara daring.
Meski digelar secara daring, Ketua Panitia SMC 4.0 Kusumaningtyas Sihpudyastuty mengungkapkan, animo peserta cukup tinggi. Hal itu terlihat dari dua kali uji coba yang diselenggarakan pada 26-27 Juni dan 3-4 Juli lalu. Uji coba ketiga akan digelar pada 17-18 Juli mendatang, sementara putaran final diselenggarakan pada 15 Agustus.
Kusumaningtyas mengungkapkan SMC 4.0 yang diselenggarakan secara daring bertujuan agar semakin banyak siswa yang senang dan selalu bersemangat serta terbiasa mengikuti kompetisi matematika ataupun mata pelajaran lainnya.
"Harapannya meski dalam kondisi yang sulit sekalipun, dengan semangat belajar yang tinggi maka tujuan belajar dan menjadi anak yang berprestasi menjadi mudah untuk digapai," ujarnya dikutip dari Antara..
Baca juga : Wakil Ketua MPR tidak Setuju Belajar Diharuskan Tatap Muka
Dia menjelaskan SMC merupakan ajang kompetisi matematika yang rutin diadakan dua kali dalam setahun oleh Shinkenjuku. Kegiatan itu dipersiapkan sebagai salah satu sarana mengasah dan mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi anak-anak Shinkenjuku.
Direktur PT Benesse Indonesia yang menaungi Shinkenjuku, Tatsunosuke Suzuki mengatakan, tantangan terbesar adalah mengubah pandangan anak-anak di Indonesia bahwa matematika bukan lagi menjadi "momok yang menakutkan" karena sulit dipahami dan kompetisi matematika bukanlah suatu hal yang berat untuk diikuti.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya hadir dengan tujuan besar yakni membuat anak-anak di Indonesia mempunyai banyak kesempatan mengembangkan kemampuan berpikir agar dapat berperan aktif pada masa depan melalui belajar matematika dengan cara yang mudah dimengerti dan menyenangkan. (Ant/OL-7)
Para peserta VEX Robotics Global 2026 ditantang untuk menerapkan kemampuan berpikir kritis, analisis data, hingga kolaborasi global dalam menyelesaikan misi robotika yang kompleks.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved