Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Indonesia Agung Laksamana membagikan pengalamanya soal kemampuan apa yang harus dimiliki seorang humas public relation (PR) terhadap bosnya atau CEO.
"Kita harus memahami kira-kira CEO kita karakternya seperti apa. Menjadi PR kita harus mengetahui CEO kita dengan baik dan pintar beradaptasi. Tidak bisa dipukul rata. Understand your CEO," kata Agung dalam webinar 'What CEO Wants from PR' di Jakarta, Kamis (9/7).
Ia mencontohkan, CEO atau sosok pemimpin seperti Joko Widodo. Agung nengatakan bahwa seorang Jokowi menginginkan humasnya itu cakap mengatur agenda setting, lalu harus bisa bekerja secara cepat.
"Pak Jokowi ingin humasnya bekerja akurat, berkolaborasi baik, tidak boleh ada ego sektoral. Jadi antara Jokowi sebagai CEO dan pemimpin memiliki ekspektasi yang sama soal humasnya. Know your CEO kuncinya," jelas Agung.
Baca juga : Kapal Hemat Energi Mahasiswa UI Terfavorit di Lomba Kelas Dunia
Ia juga mengungkapkan soal mantan CEO Apple Steve Jobs. Menurutnya, isi pikiran Steve difokuskan soal profit, investasi, inovasi dan lainya. Sementara, humas sibuk dengan event, media, digital.
"PR harus belajar bahasa CEO seperti bisnis, biar nyambung dan bekerjasama dengan baik," kata Agung.
Berkiprah di dunia humas selama 20 tahun, Agung mengatakan profesi PR saat ini sudah menjadi profesi global. Profesi PR ini sudah berevolusi jauh dan dihadapkan pada berbagai multi-tantangan.
Menurutnya, profesional PR merupakan orang-orang yang memiliki fleksibilitas tinggi, loyalitas, serta berperan sebagai good adviser sekaligus brand polisheruntuk CEO dan perusahaan. (OL-7)
Peran humas atau public relations (PR) menjadi semakin vital di era digital, terutama dalam menjaga reputasi dan merawat kepercayaan publik.
Grok AI, dengan akses data real-time ke platform X, menawarkan solusi yang tidak dimiliki AI lain. Berikut adalah panduan singkat cara memaksimalkan Grok untuk humas dan konten kreator.
Pemerintah dituntut tidak hanya berbicara kepada publik, tetapi juga mendengarkan dan berinteraksi secara efektif, transparan, dan berbasis data.
Monitoring isu berarti membuka mata dan telinga kita untuk sebenar-benarnya melihat dan mendengar.
Forum Pemred Indonesia ingin mengajak publik lebih luas, khususnya FH BUMN, untuk mengonsumsi informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.
PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance meraih penghargaan Best Public Relation pada ajang Indonesia Public Relations Award 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved