Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Macan Tutul Jawa Tertangkap lagi di Ciamis

Adi Kristiadi
25/6/2020 17:45
Macan Tutul Jawa Tertangkap lagi di Ciamis
Macan tutul jawa (panthera pardus) terperangkap untuk kedua kalinya di Ciamis, Jawa Barat, Kamis (25/6)(MI/Adi Kristiadi)

WARGA Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat,  menangkap seekor macan tutul jawa (panthera pardus). Macan dengan panjang 2 meter (dari kepala sampai ujung ekor) dan berjenis kelamin jantan itu masuk perangkap besi yang sengaja telah dipasang, Kamis (25/6). Hewan dilindungi tersebut masih berada di dalam perangkapnya.

Salah satu tokoh masyarakat, Asna Maulana Sidik mengatakan, macan tutul yang  masuk perangkap tersebut berkelamin jantan dan memiliki kalung besi di lehernya. Macam itu kemungkinan yang telah tertangkap dua tahun lalu setelah banyaknya ternak yang dimiliki warga hilang sampai dilepasliarkan kembali.

"Teror macan tutul maupun macan kumbang selama ini sudah berlangsung lama terutama terjadi di Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung. Sering ternak masyarakat di sini dimangsa. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir delapan ekor anjing, enam ayam dan dua kelinci hilang," kata Asna, Kamis (25/6).

Asna mengatakan, atas kejadian itu warga memasang perangkap dengan umpan seekor anjing ditempat yang biasa dilalui macan. Rencananya, macan tutul tersebut akan diserahkan ke petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dengan harapan jangan dilepasliarkan kembali di Gunung Sawal.

"Macam tutul yang telah masuk perangkap itu akan diserahkannya langsung kepada BKSDA dengan harapan agar jangan dilepasliarkan di kawasan Gunung Sawal. Karena, akan memangsa kembali hewan ternak milik warga di sini. Kami lelah juga diteror macan," ujarnya.

Sementara itu, kader Konservasi raksa Giri Sawala Kabupaten Ciamis, Ilham Purwa mengatakan, pihaknya akan menenangkan warga terlebih dulu dan menunggu tim medis agar kondisi hewan sehat.

"Konflik warga dan macan tutul sering terjadi di Desa Cikupa. Kita akan menganalisis terlebih dulu secara sosial mengingat kejadian tersebut selalu berakhir di sini," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: 2 Macan Tutul Jawa Diduga Diracun Warga



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya