Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM menghadapi pandemi covid-19, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mendorong keluarga Indonesia untuk jeli melihat peluang ekonomi yang dapat dibangun. “Kita tidak benci asing, tapi kita harus cinta kemandirian,” jelas Hasto dalam webinar Era Normal Baru dalam Merintis Usaha Ekonomi Keluarga Pascapandemi Covid-19 yang diselenggarakan BKKBN, kemarin.
BKKBN, lanjut Hasto, memiliki program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPKS) yang dapat memberikan pendampingan bagi keluarga untuk mulai mencari prospek bisnis yang baik. “Sasaran kami anak-anak, remaja, hingga usia lanjut. Itu menjadi penting,” jelasnya. *Dirinya mendorong masyarakat agar melihat peluang untuk menciptakan produk yang kompetitif dan membentuk kelompok guna mengumpulkan modal usaha. Jadi, jangan sampai permodalan dilakukan investor yang kemudian akan mengikat.
“Selanjutnya, membentuk pasar dan didukung IT yang bagus,” ucapnya.
Keluarga sebagai satuan terkecil masyarakat dinilai Hasto menjadi fondasi untuk menciptakan mental masyarakat pekerja keras, cerdas, dan inovatif. “Tiga hal ini kunci sukses untuk membangun keluarga mandiri sejahtera,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, pendiri Rumah Perubahan Rhenald Kasali mengungkapkan angkatan kerja di Indonesia didominasi usaha mikro. Perusahaan besar mampu menampung 3,6 juta tenaga kerja, menengah 3,77 juta, dan perusahaan kecil 5,83 juta, sedangkan usaha mikro mampu menampung 107,37 juta tenaga kerja.
“Jadi, bisa dibayangkan kekuatan ekonomi rakyat kita luar biasa. Dalam jangka menengah pun tidak bisa mengalahkan. Apalagi perusahaan besar perlu teknologi. Jadi, jangan lupakan ekonomi ke rakyatan,” tutur Rhenald.
Pandemi covid-19 ini dinilainya sebagai peluang besar untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan, dengan berkaca pada krisis 1998 ketika Indonesia justru berhasil bangkit lewat usaha mikro yang dibangun masyarakat.
Rhenald melihat UPPKS dapat menjadi gerbang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha mikro guna menciptakan kemandirian keluarga.
“UPPKS harus menggunakan data, superapps. Nah, nanti di BKKBN datanya bisa diklasifikasikan menggunakan algoritma. Jenis usahanya apa, omzet usaha, kemampuan usaha, modalnya bagaimana, pengelolaan usaha bagaimana, dan kapasitas mengembangkan usahanya seperti apa. Ini harus kita orkestrasi,” bebernya. (Ata/H-3)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved