Rabu 27 Mei 2020, 17:03 WIB

Beberapa Provinsi tidak Ada Penambahan Signifikan Covid-19

Antara | Humaniora
Beberapa Provinsi tidak Ada Penambahan Signifikan Covid-19

Medcom.id
Data beberapa provinsi menunjukkan gambaran baik dengan tidak terjadi penambahan signifikan jumlah kasus positif covid-19

 

JURU Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan data beberapa provinsi menunjukkan gambaran baik dengan tidak terjadi penambahan signifikan jumlah kasus positif, membuka kesempatan untuk relaksasi beberapa aturan.

"Secara garis besar, dan ini masih akan kita tindaklanjuti lebih detail lagi, beberapa provinsi di Tanah Air telah menunjukkan gambaran yang bagus, tidak ada lagi secara signifikan penambahan kasus kemudian tidak ada lagi perluasan wilayah yang terdampak," kata Yurianto dalam konferensi pers di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (27/5).

Selain itu, kata dia, di beberapa provinsi itu juga tidak ada lagi penularan lokal yang tidak terkendali dari penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu.

Dari pengamatan itu bisa dikatakan kondisi beberapa provinsi sudah mulai terkendali dan sudah boleh mulai disarankan untuk dilakukan relaksasi beberapa peraturan tanpa meninggalkan aspek protokol kesehatan, kata dia.

Kesimpulan sementara itu didapat setelah tim kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19 pusat berdiskusi dengan tim-tim lain di tingkat provinsi serta kabupaten/kota serta laboratorium yang memeriksa spesimen.

"Kajian ini tentunya masih awal dan nantinya akan secara komprehensif kami laporkan Gugus Tugas pusat untuk dikaji secara bersama-sama," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan itu.

Baca juga: Bertambah 686, Pasien Positif Covid-19 Menjadi 23.851

Kajian mendalam itu akan menjadi landasan keputusan pemerintah selanjutnya agar tidak terjadi penambahan kasus signifikan lagi.

Kajian relaksasi akan dilakukan secara terus-menerus. Namun, hal itu bukan berarti akan meninggalkan protokol kesehatan yang telah dilakukan selama ini seperti menggunakan masker dan menjaga jarak di tempat umum.

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sampai dengan hari ini pukul 12.00 WIB, terdapat akumulasi 23.851 kasus positif di seluruh Indonesia.

Provinsi dengan total kasus positif di bawah 100 sejauh ini adalah Aceh dengan 19 kasus, Bangka Belitung 42 kasus, Gorontalo 60 kasus, Bengkulu 69 kasus, Nusa Tenggara Timur 85 kasus, Sulawesi Barat 88 kasus, dan Jambi 97 kasus.

Sementara itu, lima provinsi dengan akumulasi kasus terbanyak sejauh ini adalah DKI Jakarta dengan 6.896 kasus, Jawa Timur 4.142 kasus, Jawa Barat 2.157 kasus, Sulawesi Selatan dengan 1.381 dan Jawa Tengah 1.326 kasus. (A-2)

Baca Juga

ANTARA/ Nova Wahyudi

Sinergitas Mutlak Dibutuhkan untuk Capai Herd Immunity

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 26 Januari 2021, 09:40 WIB
Beberapa polemik harus segera diatasi oleh pemerintah dengan bijak, mengingat tantangan program vaksinasi adalah masih banyaknya masyarakat...
Ist

Presiden Jokowi Ajak Dunia Kerja Bersama Adaptasi Perubahan Iklim

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 26 Januari 2021, 09:37 WIB
Presiden RI Joko Widodo Imengajak negara-negara di dunia untuk bekerja keras bersama-sama atasi perubahan iklim sekaligus pandemi...
MI/Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Serukan Langkah Global Tangani Dampak Perubahan Iklim

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 26 Januari 2021, 09:30 WIB
Perubahan siklus iklim yang terjadi membuat para petani dan nelayan di Tanah Air harus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya