Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Palang Merah Indonesia (PMI) sedang mengembangkan produksi obat antibodi dari plasma darah untuk pasien penderita infeksi covid-19. Diperkirakan, antibodi tersebut bisa diproduksi Lembaga Biologi Molekuler dalam dua bulan mendatang.
“PMI mendukung Eijkman untuk memproduksi obat antibodi bagi pasien korona,” kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla ketika dihubungi melalui pesan singkat, kemarin.
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut menjelaskan, obat antibodi tersebut bakal dikembangkan dari plasma individu yang sudah sembuh dari infeksi virus korona. PMI akan membantu penyiapan proses plasma karena telah memiliki fasilitas pemisahan plasma darah. “Karena PMI punya laboratorium untuk lakukan itu,” ungkapnya.
Upaya membuat obat antibodi secara mandiri oleh Indonesia ini sekaligus untuk menujukkan kepada negara lain bahwa Indonesia masih sanggup menangani situasi pandemi. Apalagi, PMI mempunyai mesin pengolahan plasma darah di 15 tempat di daerah. Disebutkan, metode plasma seperti ini sudah mulai diujicobakan di Amerika Serikat untuk pasien covid-19 di New York. Sebelumnya, metode plasma juga diterapkan di sejumlah kasus pasien covid-19 di China.
Secara terpisah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo berterima kasih kepada Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yang membantu mendatangkan bahan tes PCR dari Korea Selatan.
“Kita membutuhkan bahan untuk melakukan tes PCR bagi deteksi covid-19 agar laboratorium bisa segera bekerja memeriksa warga. Kita bersyukur dalam waktu kurang dari 24 jam kita bisa mendapatkan 50.000 tes PCR hari ini,” jelas Doni dalam keterangan resmi, kemarin.
Doni menambahkan, dalam sepekan ke depan diharapkan bisa didapatkan sekitar 495.000 bahan untuk pemeriksaan covid-19. Dengan jumlah itu, Indonesia akan bisa memetakan lebih tepat jumlah warga yang terpapar covid-19.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta, pemeriksaan pertama dilakukan kepada para dokter dan perawat yang menangani covid-19 beserta seluruh keluarganya. “Presiden meminta agar para tenaga medis dan keluarganya bisa dipastikan kondisinya. Presiden tidak mau para tenaga medis menjadi korban,” tegas Doni. (Che/RO/H-3)
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
PENANGANAN bencana di Indonesia semakin membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha bersama lembaga kemanusiaan.
BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh bagi PMI Sigit Aliyando yang mengalami kecelakaan di Korea Selatan, mulai dari perawatan hingga pemulangan ke Tanah Air.
PT Insani Baraperkasa bersama PT Resource Alam Indonesia (KKGI) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penanganan bencana Sumatra.
Rayakan HUT ke-130, BRI hadir sebagai mitra setia Pekerja Migran Indonesia lewat promo remitansi US$1,30 dan layanan digital lintas 11 negara.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved