Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gugus Tugas Covid-19 Salurkan Rp200 M ke Warga & Tenaga Medis

Ferdian Ananda Majni
15/4/2020 23:47
Gugus Tugas Covid-19 Salurkan Rp200 M ke Warga & Tenaga Medis
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Achmad Yurianto(Antara Foto)

LEBIH dari Rp200 miliar donasi masyarakat yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah disalurkan kepada warga terdampak pandemi covid-19 dan tenaga medis yang berjuang menangani pasien covid-19.

"Sebagian besar akan dimanfaatkan untuk memastikan bahwa tenaga kesehatan kita, keluarga mereka, dan seluruh masyarakat yang terdampak dari penyakit ini bisa kita bantu dan bisa bekerja dengan lebih baik bisa lebih tenang berada di rumah tanpa kepanikan dan tanpa kekawatiran," kata Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 di Jakarta, Rabu (15/4).

Selain donasi, gugus tugas juga telah menghimpun sebanyak 22.000 sukarelawan dalam penanganan pandemi covid-19

"Terima kasih bahwa relawan ini telah menyatakan kesediaannya untuk bersama-sama dalam satu sistem yang terintegrasi menanggulangi Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, produksi alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis terus dipercepat oleh gugus tugas dengan target 16 ribu APD per hari berstandar medis.

Baca juga : BP2MI Fokus Rancang Teknis Kepulangan TKI Terdampak Covid-19

"Kita targetkan bawa produksi ini bisa dikejar sampai dengan 16.000 APD per hari, ini adalah upaya keras kita agar seluruh petugas kesehatan di seluruh pelosok Tanah Air bisa bekerja dengan tenang, bisa bekerja dengan rasa aman, ini bagian dari keseriusan kita," papar Yuri.

Yuri mengatakan target tersebut bisa terpenuhi berkat pengusaha tekstil dalam negeri yang mampu dan bersedia mengalihkan lini produksinya untuk memproduksi APD berstandar medis.

"Kita patut bersyukur bahwa saat ini (APD) sudah bisa diproduksi dengan bahan baku lokal yaitu menggunakan polyester 100% ini adalah upaya kita untuk memenuhi kebutuhan APD dengan medical grade dengan standar terbaik untuk memberikan perlindungan maksimal di seluruh petugas medis," pungkasnya

Yuri juga menegaskan APD tersebut sudah lolos tes pada uji di Balai Besar Tekstil Kemeterian Perindustrian dan sesuai standar Organisasi Kesehtaan Dunia (WHO) (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya