Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDAFTARAN Program Kartu Prakerja langsung mendapatkan sambutan sangat antusias dari masyarakat. Dalam dua hari pertama sejak
dibuka Sabtu (11/4), gelombang pendaftar program tersebut terus berdatangan.
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pendaftaran program prakerja yang berlangsung pada gelombang pertama secara demografis telah diikuti seluruh wilayah yang terkena dampak pandemi virus korona (covid-19).
“Selama ini yang mendaftar secara demografis terwakili. Jadi, secara demografis, kota besar yang terdampak, peminatnya besar,” kata Airlangga, kemarin.
Dari data yang ia ungkapkan, tercatat seminggu sebelum peluncuran akses kartu prakerja, website Prakerja.go.id sudah mencapai 2,4 juta orang.
Hingga kemarin pukul 16.00 WIB terdapat 1.432.133 pendaftar, 1.063.028 pendaftar yang telah melakukan verifikasi e-mail dan 624.090 pendaftar yang telah melakukan verifikasi KTP. Sementara itu, yang sudah lolos kualifikasi sebanyak 77.834 orang.
Setiap gelombang pendaftaran yang berlangsung selama satu pekan itu akan diterima sebanyak 164 ribu peserta yang lolos. Yang diprioritaskan ialah pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pekerja yang dirumahkan.
“Mereka yang mendapatkan kesempatan lolos sesuai dengan urutan yang telah memenuhi persyaratan dalam posisi sekolah, usia, sudah tepatkah tahun, dan kemudian tidak sedang menerima bantuan lainnya,” ungkapnya.
Saat ini, tambah Airlangga, pendaftar paling banyak berada pada rentang usia 18, 24, dan 25 hingga 34 tahun. Peserta yang lolos kelak diberi tahu melalui SMS atau e-mail sehari setelah penutupan gelombang pendaftaran, yakni Jumat (17/4).
Peserta yang tidak lolos, tetapi telah terverifi kasi, kelak secara otomatis masuk antrean pada minggu selanjutnya tanpa harus membuat ulang akun.
Apresiasi
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi menyambut positif kebijakan pemerintah dalam rangka mengurangi beban pekerja melalui Program Kartu Prakerja.
“Kami apresiasi program prakerja, yang bisa membantu bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi covid-19,” kata Diana, kemarin.
Diana memahami kondisi yang terjadi saat ini, yakni banyak pekerja terkena PHK. Namun, ia mengatakan masih ada alternatif kebijakan lain untuk mengurangi beban perusahaan.
“Kami berharap kebijakan PHK akan menjadi alternatif terakhir yang akan ditempuh oleh pengusaha dalam menjaga cash flow dan likuiditas perusahaan,” jelas Diana.
Diana menuturkan, berdasarkan data Kemenaker per 9 April lalu, untuk sektor formal, sebanyak 41.876 perusahaan merumahkan dan mem-PHK karyawan. Jumlah tenaga kerja yang terdampak sebanyak 1.052.216 orang.
Sejak Sabtu, pekerja yang terkena PHK atau yang dirumahkan dapat mengikuti Program Kartu Pra kerja dengan mendaftarkan diri ke situs www.prakerja.go.id. Syaratnya, berusia lebih dari 18 tahun, tidak sedang menerima bantuan sosial dari pemerintah, dan memiliki motivasi serta kemampuan dasar.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Bambang Satrio Lelono mengatakan hal itu dilakukan agar penerima Program Kartu Prakerja tepat sasaran.
“Ya, harus kita seleksi agar program tepat sasaran. Tes-tes sederhana kan untuk menentukan arahnya,” ungkap Bambang, kemarin. (Ins/X-6)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved