Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pemerintah Bisa Tangani Covid-19

Ifa/H-1
12/4/2020 08:05
Pemerintah Bisa Tangani Covid-19
Ilustrasi(Medcom.id)

ORGANISASI Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unicef) menyampaikan bahwa 70% anak di Indonesia percaya bahwa pemerintah bisa menangani wabah korona (covid-19) dengan baik.

“Kami melakukan inisiatif jajak pendapat melalui platform yang dikelola Unicef, yakni sudah ada lebih dari 100.000 anak muda yang tergabung di sana. Temuan yang menarik ialah tingkat kepercayaan terhadap pemerintah cukup tinggi, 70% anak percaya bahwa pemerintah bisa menangani covid-19 dengan baik,” ujar Spesialis Komunikasi Perubahan Perilaku, Unicef, Rizky Ika Syafitri, dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB di Jakarta, kemarin.

Dalam jajak pendapat itu juga ditanya tentang perasaan anak ketika mendengar covid-19. Sebanyak 34% merasa takut, tapi hampir 20% merasa penuh harapan.

“Saya pikir ini informasi yang luar biasa, informasi yang penting buat kita untuk dengar suara anak-anak kemudian merespons konsen mereka, memberikan intervensi yang baik dan benar buat mereka semua,” katanya.

Ketua Gugus Kerja Kampanye dan Media Save The Children Indonesia, Victor Rembeth, mengharapkan anak-anak diberikan partisipasi menjadi bagian dari strategi pengendalian dan penanganan covid-19.

Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyampaikan bahwa berdasarkan survei ada apa dengan covid-19 (AADC-19) terhadap anak menyebutkan sebagian besar anak menjadi waspada terhadap wabah covid-19.

“Namun, ada juga yang merasa paranoid, takut, dan biasa saja. Ini harus diwaspadai karena dapat mengganggu psikologisnya atau menganggap hal ini yang biasa juga akan membuat anak tidak peduli terhadap kondisi saat ini,” ujar Sekretaris Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA Eko Novi Ariyanti di Jakarta, kemarin.

Ia mengemukakan survei AADC- 19 itu bertujuan mengetahui persepsi dan pengetahuan anak tentang wabah korona, program belajar di rumah, serta perasaan dan harapan anak dalam situasi saat ini.

Eko di antaranya menyebutkan bahwa 98% anak merasa bahwa covid-19 berpengaruh terhadap kebiasaan dan pola hidup yang bersih dan sehat. Selain itu, harapan anak juga kondisi saat ini dapat tertangani dan cepat usai sebelum Ramadan tiba. (Ifa/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya