Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MULAI Senin (23/3) besok, sebanyak 2.400 kamar di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, siap digunakan untuk rumah sakit darurat virus korona (Covid-19) dan rumah isolasi.
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan selain Wisma Atlet, wilayah Pulau Sebaru juga dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat.
"Hari Senin sudah bisa dipakai 2.400 kamar di Wisma Atlet, juga di Pulau Sebaru. Wisma Atlet di Kemayoran kalau sepuluh tower dipakai, itu jumlah pasien yang bisa dirawat sekitar 22.200 orang," ujar Fadjroel sebuah diskusi, Sabtu (21/3).
Adapun lokasi lainnya, yakni Pulau Galang di Kepulauan Riau, siap digunakan sebagai rumah sakit darurat dan ruang isolasi dalam dua minggu mendatang.
Baca juga: Jadi RS Darurat Covid-19, Wisma Atlet Disemprot Disinfektan
"Dan yang akan disiapkan dalam dua minggu lagi itu Pulau Galang," imbuh Fadjroel.
Pemerintah berupaya keras menangani pandemi virus korona yang semakin meresahkan masyarakat. Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan tiga fokus utama dalam situasi krisis, yakni kesehatan, perlindungan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
"Terkait kesehatan, yakni mengerahkan segala daya upaya untuk menyelamatkan kehidupan masyarakat keseluruhan. Jadi penyediaan obat-obatan, penyediaan alat kesehatan, termasuk penyediaan sarana,” jelasnya.
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan empat menara di Wisma Atlet Kemayoran, untuk dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat Covid-19.(OL-11)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved