Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengumumkan tujuh pasien positif Korona baru pengidap korona, Rabu (11/3).
Juru bicara pemerintah terkait penanganan korona Achmad Yurianto mengungkapkan, seluruh kasus baru itu adalah warga negara Indonesia yang baru saja bepergian ke luar negeri dan tertular di luar wilayah Tanah Air.
Mereka kini dalam kondisi sakit ringan dan sedang.
Yurianto mengklaim pemerintah sedianya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh WNI yang datang dari luar negeri, terutama yang berasal dari negara-negara pusat penyebaran.
"Tapi kalau dalam kondisi ringan dan sedang, suhu tubuh mereka tidak panas, tidak terlalu tinggi sehingga tidak terdeteksi thermal scan," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3).
Semua kasus yang terinfeksi di luar negeri sejauh ini bisa dideteksi dengan menggunakan health alert card.
"Mereka memegang itu sebagai pedoman telah berkunjung ke negara mana saja. Siapapun yang memiliki kartu itu, ketika merasa tidak enak badan, dia harus segera memeriksakan diri ke rumah sakit," tuturnya.
Yuri masih enggan membeberkan telah dari negara mana saja para WNI yang terpapar tersebut. Ia hanya memberi petunjuk bahwa mereka datang dari negara yang tidak jauh dari Indonesia.
"Tidak pulang umrah. Coba, orang Indonesia paling banyak ke mana saja? Dekat-dekat saja, tidak jauh-jauh," tandas dia.
Dengan tambahan tujuh kasus baru, dan pengurangan dua pasien yang sudah sembuh serta satu pasien meninggal, kini total pasien positif mencapai 31 orang. (OL-2)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved