Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah menyediakan thermal scanner di setiap terminal keberangkatan bandara di Indonesia, baik domestik atau internasional antisipasi penyebaran Covid-19.
"Saat ini pemerintah baru memasang thermal scanner pada area keadatangan internasional saja," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (10/3).
Menurut dia, hal itu penting untuk melindungi konsumen atau penumpang lainnya dari kekhawatiran keterpaparan Covid-19. "Bahkan hal ini akan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua penumpang, termasuk cabin crew pesawat," katanya.
Menurut dia, jika itu diterapkan, bukan hanya untuk melindungi penumpang dari potensi terpapar virus corona saja, tetapi juga untuk mendorong masyarakat tetap bepergian atau bermobilitas, dengan tenang, aman dan nyaman.
Ia menyampaikan bandara di Singapura, Hongkong dan kota-kota di China sudah menyediakan thermal scanner di semua terminal bandara sejak virus corona merebak.
Tulus Abadi mengatakan hingga kini persebaran COVID-19 bertambah luas. Dan salah satu media yang efektif untuk persebaran adalah transportasi udara, mengingat transportasi udara sangat erat kaitannya dengan mobilitas internasional, penumpang lintas negara. (OL-12)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved