Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan hingga saat ini sekolah-sekolah belum perlu diliburkan sebagai langkah antisipasi virus korona. Hal tersebut dikatakannya menanggapi adanya salah satu sekolah di Jakarta yang diliburkan guna mengatisipasi korona.
"Menurut saya hal yang dilakukan oleh sekolah mungkin belum perlu (libur) karena penanganan di pusat dan Provinsi masing-masing ini sudah mulai berjalan dengan sistem pencegahan," kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (5/3).
Baca juga: Cegah Penimbunan Sembako, Pemerintah Diminta Bentuk Satgas
"Karena katakanlah sekolah diliburkan tapi anak-anak pergi kemana-mana kan bisa terkena juga," imbuhnya.
Ia menyebutkan, hal yang perlu dilakukan oleh pihak sekolah adalah melakukan prosedur tetap pencegahan seperti pengecekan suhu hingga penyedian peralatan medis yang diperlukan untuk meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan.
"Yang mungkin dapat dilakukan adalah prosedur tetap sistem pencegahan yang kemudian bisa efektif," sebutnya.
Sementara itu, ia menilai apa yang sudah dilakukan pemerintah saat ini terkait penanganan perkembangan korona sudah cukup baik.
"Menurut saya langkah pemerintah sudah tepat dan harus terus dimonitor, dan ini harus terus bisa dijalankan dengan baik dan seefektif mungkin tanpa harus terikat dengan birokrasi yang bertele-tele karena penagangannya yang harus cepat," sebutnya. (OL-6)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved