Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama RSPI Prof dr Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, mengatakan kondisi dua pasien positif virus korona yang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, telah membaik.
"Alhamdulillah kedua pasien positif korona ini kondisinya membaik, jadi dia bisa berkomunikasi bagus, demam tidak ada lagi, tinggal batuk-batuk yang sedikit, sudah tidak sesak nafas, makan oke, dan berkomunikasi bagus," ujar Syahril di RSPI Sulianti Saroso, Selasa (3/3).
Baca juga: Jokowi Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Indonesia
Meski berangsur membaik, kedua pasien ini belum bisa dijenguk oleh siapapun. "Oh tidak (tidak boleh dijenguk), jangan. Jadi itu area yang sangat zona merah. Itu kami pun yang kalau masuk harus pakai alat," kata Syahril.
Baca juga: 1.020 Orang Sembuh Dari Korona, Beijing Terima Kasih Pada RI
Ia menyampaikan bagi pihak keluarga atau kerabat pasien yang hendak mengetahui kabar keduanya, tidak perlu datang ke rumah sakit. Mereka bisa berkomunikasi dengan telepon seluler (ponsel) atau Whatsapp. Walau pasien dalam kondisi diisolasi di ruangan khusus, mereka masih diperbolehkan untuk berkomunikasi.
Baca juga: Ini Dia Gejala Infeksi Korona dari Hari ke Hari
"Di sana dia bisa ber-WA, telpon, videocall. Jadi jangan sampai (menjenguk), kan sebagai wartawan ingin melihat tuh, ada risikonya. Kan bisa videocall, bisa lihat," ujarnya.(X-15)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved