Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam tiga hari ke depan mulai hari ini atau 27-29 Februari 2020 di beberapa wilayah Indonesia terjadi potensi hujan lebat disertai angin kencang.
Kasubag Hubungan Pers dan Media BMKG, Dwi Rini Endra Sari, mengatakan terdapat Siklon Tropis Ferdinand (972 hPa) dengan kecepatan angin maksimum 70 kt di Samudera Hindia sebelah Selatan Bali yang diprediksi melemah dan bergerak ke arah Barat-Barat Daya.
"Terdapat daerah tekanan rendah di Australia bagian Utara serta sirkulasi siklonik di SamuderaPasifik utara Papua. Konvergensi memanjang dari Perairan selatan Jawa Tengah hingga Perairan selatan NTB," kata Ririn dalam keterangannya, Kamis (27/2)
Daerah belokan angin terdapat di Sumatra bagian Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi bag Tengah dan Maluku Utara. Dimana Low Level Jet dengan kecepatan angin terpantau lebih 25 knot di Samudera Hindia Selatan NTT dan di Australia bag Utara.
Untuk wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat hari ini atau 27 Februari 2020, menurut Ririn, wilayah Lampung Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat.
Kondisi ini masih berlangsung untuk wilayah Sumatera Barat, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara pada 28 Februari 2020
"Kemudian pada 29 Februari 2020 wilayah Sumatra Barat Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Sulawesi Tenggara, Maluku masih berpotensi dilanda hujan Lebat," sebutnya.
Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini 27 Februari 2020, di wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, NTB, NTT, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Papua.
Kondisi tersebut masih berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Tengah, NTB, NTT, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Papua hingga esok harinya, 28 Februari 2020.
Untuk wilayah Bengkulu, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, NTB, Jawa Timur, Bali, Kaimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua diprediksi masih berpeluang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 29 Februari 2020.
Dia menambahkan, BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir atau kilat tersebut.
"Untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan," pungkasnya. (Fer/OL-09)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
BMKG: potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 91S saat ini terpantau aktif di Samudra Hindia barat daya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berpeluang jadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
KEPALA BMKG periode 2017-2025 Dwikorita Karnawati menilai langkah pemerintah dalam menangani dan mengendalikan cuaca ekstrem saat ini sudah berada di jalur yang tepat.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG tetapkan status AWAS cuaca ekstrem di Jakarta Jumat, 23 Januari 2026. Waspada hujan sangat lebat, kilat, dan angin kencang. Cek detail wilayahnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved