Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
JEMAAH umroh dengan tujuan Palembang-Jeddah yang berangkat dengan Lion Air JT112 tetap terbang, Kamis (27/2) dengan keberangkatan pukul 15.30.
"Pemberangkatan terakhir hari ini. Khusus dari jemaah travel kami, ada 35. Jamaah yang berangkat umrah dari bandara SMB II Palembang," ucap Manager Operasional Bumi Nata Wisata Palembang, Boby Sanjaya.
Sebagai travel yang memberangkatkan 35 jemaah umrah, Sanjaya memastikan seluruh jemaah berangkat hari ini. Namun untuk penerbangan lain dipastikan sudah tidak dapat berangkat.
"Hari ini terakhir berangkat dan kami telah mendapat konfirmasi pihak Lion Air. Tadi jam 10 pagi dikonfirmasi 35 jemaah kami berangkat," katanya.
Meskipun jemaah bisa berangkat, untuk keberangkatan dipastikan mundur. Sebab pihak maskapai masih menunggu update terbaru terkait larangan oleh otoritas Arab Saudi. "Hanya delay saja. Kami berangkat menjadi pukul 16.00 WIB, ini juga terkait larangan Arab Saudi," katanya.
Seluruh jemaah umrah, kata Sanjaya, kini sudah berada di pesawat. Untuk jemaah diketahui berasal dari Palembang, Batam, Banyuasin dan Bangka Belitung. "Kemarin sudah ada cek vaksin, kesehatan semua jemaah dipastikan sehat. Hanya semua kami imbau jemaah pakai masker selama kegiatan di sana," imbuhnya.
Kepala Imigrasi Palembang, Hasrullah mengatakan pihaknya masih menunggu kebijakan pasti dari Arab Saudi. Mengingat semua jemaah sudah menyelesaikan pengurusan visa.
"Kami akan terus update informasi dari sana (Arab Saudi). Tetapi sejauh ini untuk visa nggak masalah karena sudah diurusi pihak travel, tapi kalau dari negara asalnya melarang ya tunggu dulu seperti apa," kata Hasrullah.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan untuk penerbangan Palembang-Jeddah JT112 tetap terbang menuju Jeddah.
Diakuinya maskapai dengan nomor penerbangan JT112 tetap take off menuju Jeddah pada 15.30.
"(Lion Air tujuan Palembang-Jeddah) masih beroperasi normal, belum ada pembatalan," kata dia.
Danang menerangkan, Lion Air hingga hari ini masih mengoperasikan layanan penerbangan umroh atau belum mengalami pembatalan.
Diakuinya, Lion Air terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan.
"Kita akan menyampaikan pemberitahuan kepada jemaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut," kata dia.
Baca juga: Batal Umrah, Amphuri Imbau Jammah Tenang dan Sabar
Bukan hanya untuk penerbangan Palembang, Lion Air juga diketahui mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari dari Indonesia. Diantaranya dari bandara Aceh, Medan, Pekanbaru, Batam, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Mataram.
"Kita dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," tandasnya. (OL-8)
SITUASI keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian memanas mulai, berdampak pada sektor perjalanan ibadah umrah.
Ia menilai perlu ada mekanisme perlindungan hukum dan finansial bagi PPIU agar tidak menanggung kerugian sepihak dalam situasi force majeure.
KEPALA Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, mengimbau, jemaah umrah untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas.
ALIANSI Penyelenggara Haji dan Umrah Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menyatakan belum ada keputusan resmi penundaan keberangkatan jamaah umrah setelah konflik di Timur Tengah antara Iran, AS
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, meminta pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di kawasan Timur Tengah segera mengambil langkah darurat.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan produk BSI Tabungan Umrah sebagai strategi menangkap lonjakan minat beribadah ke Tanah Suci di kalangan generasi milenial dan Gen Z.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved