Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) diminta oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin untuk mengevaluasi efektivitas program bantuan sosial (bansos).
Permintaan Wapres itu disampaikan Ketua BPKP yang baru dilantik pekan lalu, Muhammad Yusuf Ateh, kepada media di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (10/2).
"Kami mendapat tugas dari Pak Wapres untuk membantu beliau melakukan monitoring evaluasi terhadap dampak anggaran bansos dan subsidi untuk masyarakat kurang mampu," tutur Ateh.
Ia menjelaskan anggaran untuk bansos yang digelontorkan pemerintah cukup banyak sebesar Rp390 triliun dalam lima tahun terakhir. Wapres, ujarnya, ingin melihat dampak bansos terhadap masyarakat sebagai penerima manfaat termasuk melihat sejauh mana bansos berkontribusi menurunkan angka kemiskinan.
"Berapa orang miskin yang menjadi lebih baik hidupnya dengan program pemerintah ini? Kami akan membantu memberikan data-data dan monitoring evaluasi yang ada di lapangan kepada Pak Wapres," paparnya.
Evaluasi program bansos oleh BPKP, ujar Ateh, akan dimulai pada tiga bulan pertama 2020.
Ateh menyampaikan sejatinya memang sudah menjadi tugas BPKP untuk memberikan sejauh mana efektivitas program-program yang dibuat pemerintah berdampak pada masyarakat. (X-12)
Bapanas mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng per 25 Maret telah menyentuh hingga 382.529 penerima di 24 provinsi.
Anggota Komisi VIII DPR Selly Gantina desak Kemensos satukan proses verifikasi dan penyaluran bansos untuk cegah percaloan dan dana mengendap di bank.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Cek desil bansos 2026 secara online melalui website dan aplikasi Kemensos. Simak cara cek status penerima bansos dan penjelasan fungsi desil.
PEMERINTAH mengucurkan anggaran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp17,5 triliun menjelang Lebaran 2026.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved