Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Wartawan Indonesia (PWI) menyarankan wartawan menelurkan karya berupa buku dalam berkarier. Hal tersebut dinilai menambah kebanggaan seorang wartawan.
"Wartawan itu mahkotanya adalah menulis buku. Rasanya wartawan belum lengkap dalam berkarya kalau belum bikin buku," kata Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat Rajab Ritonga di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2).
Menurut Rajab, buku adalah warisan yang bisa diturunkan seorang wartawan.
Harapannya, kata dia, wartawan generasi yang akan datang bisa mengetahui pengalaman dan wawasan yang ditulis.
Baca juga: Apresiasi dan Harapan Jokowi untuk Insan Pers
Untuk itu, PWI mendorong seluruh insan pers mulai menggarap buku. Adapun yang ditulis bisa berupa pengalaman, maupun hal lain yang bersinggungan dengan jurnalistik.
Rajab mengungkapkan PWI siap mendukung hal itu. Salah satu bentuknya adalah fasilitas diedit tim PWI dan masuk dalam acara bedah buku Hari Pers Nasional (HPN).
Kendati begitu, Rajab tidak menutup kemungkinan penulis lintas profesi didukung PWI. Asalkan, terang dia, buku yang ditulis menyangkut pers, kebudayaan, dan kekayaan daerah di Indonesia.
"Tradisi (dukungan PWI) ini ke depan akan coba kita teruskan. Tim editor (PWI) menyambut itu sebagai sesuatu yang baik," pungkas Rajab. (OL-1)
Kegiatan bertajuk Satu Pohon, Berjuta Kehidupan ini berlangsung di kawasan Jalan Raya Bogor, Cilangkap, Depok.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
PERS berperan penting dan merupakan mitra strategis Polri dalam mengawal dan mewujudkan rasa aman dan ketertiban masyarakat.
Pesan yang tertera jelas dalam menyambut Hari Pers Nasional besok 9 Februari adalah untuk tetap menjaga ruang publik yang ada dan harus terus bersama-sama dalam bersuara.
Acara kick-off ini turut dimeriahkan dengan kegiatan jalan santai, pertunjukan budaya, pembagian doorprize, serta penggalangan donasi kemanusiaan melalui PWI Peduli untuk korban bencana
YAYASAN Peduli Kesehatan dan Pers Indonesia resmi didirikan bersamaan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Minggu, 9 Februari 2025, di area Cagar Budaya Jakarta Weltevreden, Pasar Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved