Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI penyebaran virus korona di Kota Wuhan, Tiongkok, terbukti menular dari manusia ke manusia, namun Indonesia masih menunggu keputusan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam hal ini, terkait penanganan lebih lanjut terhadap penyebaran virus tersebut.
"Hari ini kita masih menunggu rapat WHO. Kita tunggu pernyataan dari WHO, apakah pneumonia yang disebabkan novel corona virus ini sudah termasuk public health emergency of international concern," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Wiendra Waworuntu, saat memberikan keterangan pers, Rabu (22/1).
Apabila rapat WHO memutuskan penyakit tersebut perlu diwaspadai secara global, Indonesia akan mengikuti arahan yang dikeluarkan.
Baca juga: Belum Ada Vaksin Cegah Korona
"Berikutnya, tentang bagaimana negara nanti kita ikuti WHO. Begitu WHO memutuskan, ada guideline yang harus diikuti masing-masing negara. Kalau untuk merespons, harus ada SOP-nya. Kita menganut international health regulation," paparnya.
Saat ini, Indonesia belum mengeluarkam travel banned dari wilayah Indonesia ke Tiongkok, begitu pula sebaliknya. Pasalnya, hal itu akan memengaruhi aktivitas perekonomian.
"Kita tidak melakukan pembatasan, karena ekonomi bisa berhenti. Langkah yang ditempuh saat ini dengan mengamankan negara dari penyebaran penyakit," ucap Wiendra.
"Sejauh ini kita berikan travel advesory yang akan berkunjung ke luar negeri. Apa yang harus dilakukan saat kita berkunjung ke Tiongkok. Jangan berkunjung ke tempat virus berkembang, dan harus menjalankan perilaku hidup sehat," tutupnya.(OL-11)
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved