Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi Muhammad Dimyati mengatakan dosen tidak diwajibkan mempublikasikan penelitiannya di jurnal terindeks Scopus. Para dosen dapat menulis di jurnal lain asalkan bereputasi dan terindeks global.
"Publikasi tidak wajibkan di Scopus tapi di jurnal terindeks global. Scopus itu grade pengindeks medium dalam level kualitas, yang lebih tinggi lagi banyak seperti web of science," ujar Dimyati kepada Media Indonesia, Kamis (13/12).
Baca juga: Kemenristekdikti: Publikasi Jurnal Internasional Tidak Harus Scopus
Dimyati menjelaskan, aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Selain itu, publikasi atau sitasi menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi world class university.
"Trend dunia dalam kerma selalu menanyakan rangking WCU. Jadi kenapa para peneliti melakukan publikasi, karena ingin memberikan kontribusi dalam mengangkat diri dan institusinya dalam penilaian WCU," tuturnya.(OL-5)
Selama ini, proses publikasi sering kali menjadi bottleneck atau leher botol yang menghambat diseminasi pengetahuan.
WAKIL Rektor Bidang Mutu dan Kerja Sama Universitas Paramadina, Iin Mayasari, mengatakan bahwa perguruan tinggi sedang mengalami tekanan yang cukup tinggi karena tuntutan untuk publikasi.
Menteri Meutya juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media luar ruang seperti billboard dalam menyampaikan informasi program-program prioritas pemerintah.
Salah satu upaya dalam menjaga komitmen dalam sebuah hubungan dengan melakukan publikasi agar banyak orang tahu dan tidak ada hal yang disembunyikan
Burhanuddin menegaskan komitmen kejaksaan untuk terus menyampaikan capaian dan kegiatan yang dilaksanakan kepada publik.
Hal itu menjadi indikasi bahwa proses rekapitulasi penghitungan suara belum rampung.
Adapun dasar hukum dan regulasi penanganan kasus ini, kata Rektor, dilaksanakan dengan berpedoman pada berbagai ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku,
DUNIA akademik abad ke-21 tidak lagi dibatasi oleh batas geografis.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Dosen juga harus mampu merencanakan studi lanjut, termasuk persiapan studi doktoral melalui skema beasiswa BPI dan PDDI.
Inovasi ini dirancang khusus untuk membantu menurunkan stres psikologis pada penderita hipertensi, sebuah faktor yang sering terabaikan dalam penanganan tekanan darah tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved