Jumat 13 Desember 2019, 16:30 WIB

Kemenristek: Dosen tidak Wajib Publikasi Penelitian di Scopus

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Kemenristek: Dosen tidak Wajib Publikasi Penelitian di Scopus

MI/Adam Dwi
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi Muhammad Dimyati

 

DIREKTUR Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi Muhammad Dimyati mengatakan dosen tidak diwajibkan mempublikasikan penelitiannya di jurnal terindeks Scopus. Para dosen dapat menulis di jurnal lain asalkan bereputasi dan terindeks global.

"Publikasi tidak wajibkan di Scopus tapi di jurnal terindeks global. Scopus itu grade pengindeks medium dalam level kualitas, yang lebih tinggi lagi banyak seperti web of science," ujar Dimyati kepada Media Indonesia, Kamis (13/12).

Baca juga: Kemenristekdikti: Publikasi Jurnal Internasional Tidak Harus Scopus

Dimyati menjelaskan, aturan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Selain itu, publikasi atau sitasi menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi world class university.

"Trend dunia dalam kerma selalu menanyakan rangking WCU. Jadi kenapa para peneliti melakukan publikasi, karena ingin memberikan kontribusi dalam mengangkat diri dan institusinya dalam penilaian WCU," tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

MI.Marcell  Kellen

Kepala BKKBN : Bonus Demografi bisa Dongkrak Perekonomian

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 03:20 WIB
"Jadi jangan sampai usia produktif kita banyak, tapi malah pendapatan per kapita kita rendah, itu yang kita mau hindari,"...
DOK Usakti

Usakti Kembali Gelar Wisuda Secara Daring

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 01 Maret 2021, 23:21 WIB
Universitas Trisakti (Usakti) kembali menggelar wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 untuk program Doktor, Magister, Spesialis,...
Antara

IDI: Indonesia Masih Gelombang Pertama dan Belum Alami Penurunan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 01 Maret 2021, 23:10 WIB
Menurutnya, angka positivity rate di Indonesia masih tinggi. Sehingga bisa berdampak pada angka kematian akibat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya