Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Indonesia mengajak semua pihak untuk berdiskusi untuk mendapatkan kesimpulan yang komprehensif soal polemik rokok elektrik. Di sisi lain, IDI pun sedang menyiapkan pernyataan sikap terkait polemik rokok elektrik .
"Untuk membicarakan masalah ini, lkatan Dokter Indonesia bekerja sama dengan Komnas Pengendalian Tembakau dan South East Asia Tobacco Control Alliance mengadakan diskusi bersama organisasi-organisasi perhimpunan di bawah lDl," kata Ketua IDI Daeng Mohammad Faqih dalam keterangan resmi, Rabu (20/11).
Seperti diketahui, perkembangan pesat munculnya rokok elektronik yang dianggap seolah menjadi produk alternatif bagi perokok yang ingin berhenti merokok kemudian dimanfaatkan industri rokok besar dengan mendekati organisasi-organisasi kesehatan, peneliti, akademisi, dan sebagainya yang peduli pada kesehatan masyarakat terkait masalah rokok.
Baca juga : WHO Soroti Rokok Elektrik, Indonesia Siapkan Aturan Pelarangan
Untuk itu, Daeng menegaskan, IDI merasa perlu menyatakan sikapnya atas perdebatan yang beredar di masyarakat luas mengenai rokok elektrik. Pernyataan sikap tersebut akan dilakukan esok hari, Kamis (21/11) usai diskusi IDI bersama Komnas Pengendalian Tembakau dan South East Asia Tobacco Control Alliance. (OL-7)
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Kajian BRIN yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau.
INDONESIA saat ini sedang menghadapi situasi meningkatnya jumlah perokok dengan prevalensi mencapai 7,2% dari jumlah penduduk. I
Maladewa resmi melarang generasi muda lahir setelah 2007 merokok, membeli, atau menjual tembakau.
Vape atau rokok elektrik kini menjadi tren populer, terutama di kalangan anak muda, karena desainnya yang menarik dan berbagai pilihan rasa cairan
Vape memang menyimpan banyak risiko kesehatan, bahkan lebih berbahaya daripada rokok konvensional dalam beberapa aspek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved