Minggu 17 November 2019, 14:33 WIB

Mau Tahu Cara Cegah Bunuh Diri?

Antara | Humaniora
Mau Tahu Cara Cegah Bunuh Diri?

MI/Seno
Ilustrasi

 

Mendengar curahan hati (curhat) dengan seksama bisa cegah aksi bunuh diri, namun tetap harus dilakukan dengan hati-hati saat bersikap.

Menurut Psikolog Lily Puspa Palupi S, kalau ada orang terdekat yang punya keinginan bunuh diri, itu harus hati-hati dalam bersikap dan merespons orang itu, dengarkan curhatannya dengan seksama, tunjukkan sikap kalau kita peduli dengan ceritanya,

Ia menekankan pentingnya memberikan perhatian penuh kepada teman atau kerabat yang menceritakan masalah karena bisa jadi mereka memang benar-benar membutuhkan dukungan.

''Tetap rutin memeriksa kondisinya dengan cara bertanya tentang kabarnya, lalu mengajaknya untuk konsultasi dengan tenaga profesional kesehatan mental seperti psikiater dan psikolog supaya bisa membantu menemukan solusi dan memperbaiki kondisi psikisnya, sehingga
tindakan bunuh diri dapat dihindari,'' kata staf Subbagian Psikologi Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Sanglah Denpasar itu.

Lily menjelaskan, ketika mengetahui ada teman atau kerabat yang mengungkapkan keinginan atau menunjukkan indikasi mencoba bunuh diri, sebaiknya benda-benda yang bisa digunakan untuk melakukan aksi itu dijauhkan dari mereka.

Dia mengemukakan pentingnya memberikan perhatian kepada orang yang menunjukkan perubahan perilaku, menarik diri dari pergaulan, mengeluhkan masalah-masalah berat, serta curhat dan menyatakan perpisahan kepada orang-orang terdekat.

Dia menambahkan, orang dengan indikasi bunuh diri biasanya menunjukkan perubahan perilaku, emosi, dan cara berpikir. Perubahan itu kadang tidak disadari atau diabaikan oleh orang-orang sekitarnya.

Menurutnya, pentingnya memahami diri sendiri agar mampu memiliki mekanisme menghadapi masalah dan mengoptimalkan dukungan sosial di sekitarnya guna mencegah akibat buruk masalah kejiwaan.    

''Bagi diri sendiri, tentunya perlu mengenali dan memahami diri sendiri, apakah kita pribadi yang terbuka atau tertutup dalam berbagi masalah yang kita hadapi, apakah kita memiliki kemampuan dan daya tahan yang baik dalam menghadapi situasi yang sulit dalam hidup, apakah kita memiliki lingkungan yang bisa mendukung dan membantu kita di saat sulit dan apakah keinginan yang kita miliki cukup realistis untuk  dicapai sesuai kemampuan kita,''' katanya.

Jika tidak menemukan kepercayaan saat bercerita kepada orang lain, paparnya, jangan ragu hubungi dan berkonsultasi dengan tenaga profesional kesehatan mental seperti psikiater dan psikolog untuk membantu menemukan solusi masalah atau memberikan terapi yang sesuai dengan kondisi psikis yang bisa menjadi pemicu munculnya tindakan bunuh diri. (OL-11)

 

Baca Juga

MI/Rommy Pujianto

Menristek ; Era 4.0 Kampus Penting Dorong Ekosistem Wirausaha

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 November 2020, 22:52 WIB
"Hal ini penting karena di era otomasi dan digitalisasi ini, dibutuhkan talenta-talenta yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan...
Dok. Kimia Farma

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma-BWA Luncurkan Klinik Apung

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 November 2020, 22:48 WIB
Klinik Apung dirancang sebagai salah satu misi kemanusiaan Kimia Farma guna menyehatkan masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi...
Dok. Pribadi

Pengambangan Dosen Ikut Wujudkan Indonesia Maju

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 30 November 2020, 22:45 WIB
“Kami terus berusaha dalam berbagai agenda kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya untuk pengembangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya