Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBICARA tentang industri kreatif, seni grafis kontemporer merupakan salah satu sub sektoralnya yang sedang naik daun. Apalagi setelah Presiden Jokowi memopulerkan karya salah satu seniman grafis kontemporer Indonesia beberapa waktu lalu.
Masyarakat semakin menyadari kehadiran artis-artis grafis kontemporer ini dan mulai menggunakan karya-karya mereka.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh World Conference Creative Economy pada tahun 2018, kontribusi industri kreatif terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia adalah sebesar 7,3% atau setara dengan 852 trilyun rupiah selama tiga tahun terakhir, dan telah menyerap hampir 16 juta pekerja.
Melihat perkembangan positif industri kreatif di Indonesia, Teh Gelas, salah satu merek minuman teh dalam kemasan besutan perusahaan FMCG nasional, OT Group, menjalankan kampanye bertajuk ‘Coolabs’ atau Cool Collaboration, sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif nasional khususnya di bidang seni grafis kontemporer.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap Industri kreatif nasional, Teh Gelas berkolaborasi dengan 12 artis grafis kontemporer Indonesia yang karya-karyanya sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia bahkan sampai ke mancanegara,” papar Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group di sela-sela peluncuran kampanye ‘Teh Gelas Coolabs, di Mal Lippo Kemang Village, Jakarta, Sabtu (26/10).
“Para artis ini diberi kebebasan untuk mengekspresikan karya terbaiknya pada bidang kemasan produk Teh Gelas. Mereka bisa menuangkan gagasan dalam bentuk visual menarik dan unik, sembari menyampaikan pesan-pesan positif melalui karya-karya spektakuler tersebut,” ujar Harianus.
“Ini merupakan kolaborasi terbesar pertama di Indonesia antara brand dengan artis-artis grafis kontemporer kenamaan dan kebanggaan Indonesia. Kami sangat bangga berkolaborasi dengan orang-orang idealis dan bertalenta luar biasa ini,” ujar Harianus
Para artis ini sangat mengapresiasi kesempatan yang diberikan Teh Gelas dalam berkolaborasi mempublikasikan karya-karya mereka agar lebih banyak dikenal dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Ada 12 artis grafis kontemporer asli Indonesia yang dilibatkan untuk mendukung kampanye ini di antaranya Benhard Suryaninggrat atau Abenk (Hardthirteen), Darbotz, Ian Permana (Iannocent), Gandhi Eka (Supergunz),
“Saya sangat senang, sangat bangga dapat berkolaborasi dengan Teh Gelas, merek asli Indonesia yang peduli dengan seniman-seniman Indonesia. Ini kolaborasi yang luar bisa. Medium kemasan Teh Gelas sangat efektif menjangkau masyarakat umum,” tegas Benhard Suryaninggrat yang lebih popular Hardthirteen. (OL-09)
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Pembahasan RUU Hak Cipta di Badan Legislasi (Baleg) DPR membuka kembali kebutuhan mendesak akan membuka regulasi yang lebih adil bagi pelaku industri kreatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved