Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana kabut asap dan kebakaran hutan (karhutla) yang melanda beberapa daerah di Riau. Bantuan yang disalurkan berupa alat kesehatan dan pelindung diri.
KA Divisi CSR PGN Agung Raka menyampaikan, karhutla merupakan bencana yang melanda sejumlah daerah di Indonesia yang menjadi perhatian PGN.
Sebagai Subholding Gas di Indonesia, PGN menjalankan perannya dalam menyalurkan energi baiknya kepada masyarakat sekitar yang saat ini diterpa oleh dampak akibat kebakaran lahan dan hutan.
"Karhutla menjadi perhatian kami bersama, demi menjaga kelestarian alam dan peduli terhadap lingkungan. PGN telah menyalurkan bantuan tersebut ke 3 lokasi diantaranya, Kota Perawang persisnya di Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Dumai Timur, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau." ucap Agung.
Agung mengatakan, Bantuan yang diberikan berupa masker ruangan sebanyak 4.500 buah, masker debu N95 sebanyak 1800 buah, masker 3M half facepiece peusable respirator 6200 (size medium) sebanyak 30 set, 3MTMp particulate filter 7093 P100 60 EA/Case sebanyak 37 set, dan tetes mata candi lyter sebanyak 150 botol.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan PGN Area Pekanbaru kepada Perwakilan penerima manfaat yaitu Puskemas Desa Sebatang Barat, Puskesmas Jayamukti, Kecamatan Dumai dan Kepala Balai Besar KSDA Riau.
"Bantuan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian PGN melalui program corporate social responsibility (CSR) kepada masyarakat yang saat ini diterpa dampak kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan. Bencana ini menjadi duka bersama. Semoga bantuan ini dapat membantu masyarakat yang terdampak," tutur Agung.
Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono mengatakan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada PGN yang telah memberi bantuan kepada masyarakat sekitar di Riau.
"Nantinya bantuan masker dan obat-obatan ini akan digunakan oleh petugas NKSDA yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan titik api dan kebakaran." Ucap Suharyono. (OL-09)
Pemerintah kini mengedepankan perubahan paradigma pengendalian karhutla dengan fokus utama pada pencegahan sebagai langkah antisipatif.
Studi terbaru Cedars-Sinai mengungkap lonjakan drastis serangan jantung dan gangguan paru pasca-kebakaran hutan LA Januari 2025.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau akan mengakhiri masa status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada 30 November 2025.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
BMKG melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.
CUACA sangat terik di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akhir-akhir ini memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin masif.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
PGN SAKA berkomitmen untuk terus fokus pada penguatan operasi yang aman dan andal serta optimalisasi biaya.
Perubahan iklim dan intrusi air laut kian menekan produktivitas pertanian di wilayah pesisir utara Jawa.
Dengan semangat gotong royong bersama warga, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencapai salah satu desa yang masih terputus aksesnya.
PGN bersama Pertamina Peduli memperkuat dukungan penanganan bencana di Sumatra dengan menyediakan pasokan logistik dapur umum serta membangun instalasi penyaringan air bersih.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat respons darurat terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved