Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika membantah kabar tentang pemembatasan akses Internet ke mikro-blog Twitter setelah warganet di Indonesia mengeluh akses ke media sosial tersebut melambat, pada Selasa (24/9).
"Kominfo tidak lakukan tindakan apa pun terhadap Twitter dalam hari-hari ini," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Isu perlambatan akses ke Twitter dikeluhkan oleh warganet, salah satunya komika Ernest Prakasa yang mempertanyakan apakah Kominfo berada di balik pelambatan akses Twitter.
Baca juga: 284 Kasus Karhutla, Polisi Tetapkan 323 Tersangka Perorangan
"Dear @kemkominfo_id, apakah Anda menutup Twitter? Kalau begitu, mungkin kita pindah ke Korea Utara," kata Ernest lewat Instagram Stories akunnya.
Namun, unggahan tersebut sudah dihapus.
Kemenkominfo, saat ini, hanya membatasi akses data internet di Wamena, Papua, setelah kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9) kemarin. Perlambatan data internet, menurut Kominfo, masih berlaku pada Selasa dan akan berlangsung hingga kondisi di Wamena kondusif. (OL-1)
Gangguan Twitter X Down ini terpantau terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Indonesia.
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Setelah selesai di install, gunakan mode tablet atau landscape agar tampilan lebih nyaman, aktifkan notifikasi penting saja supaya tidak boros baterai, dan update aplikasi
X (d/h Twitter) kembali mengutak-atik cara platform menangani tautan eksternal. Postingan ber-link cenderung kalah perform dibanding konten asli
Tweet bisa berupa teks, gambar, video, tautan, atau polling, dan memiliki batasan karakter tertentu, awalnya 140, kini 280 karakter untuk pengguna biasa.
Eks CEO Parag Agrawal dan petinggi Twitter lainnya capai kesepakatan penyelesaian US$128 juta dengan Elon Musk dan X Corp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved