Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus melanjutkan pemeriksaan kontainer sampah impor yang ada di berbagai wilayah.
Hal itu untuk menjamin sampah impor untuk bahan baku daur ulang dalam kondisi bersih dan tidak tercampur sampah domestik yang akan membebani lingkungan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, sejak 26 Agustus pihaknya bersama Bea Cukai telah memeriksa 1.398 kontainer limbah kertas dan plastik.
Pemeriksaan terbanyak ada di Batam yakni sebanyak 532 kontainer. Adapun sisanya tersebar di Banten, Tanjung Priok (Jakarta), dan Jawa Timur.
"Dari hasil pemeriksaan dilakukan reekspor (pemulangan) 120 kontainer karena di dalamnya juga berisi limbah domestik," kata Rosa, Kamis (29/8).
Baca juga: KLHK Kebut Kajian Lingkungan Ibukota
Ia menegaskan, Indonesia sebagai peratifikasi Kovensi Basel yang belum lama ini diamandemen telah menyepakati pengetatan perdagangan limbah secara global. Melalui amendemen tersebut, eksportir limbah harus mendapatkan persetujuan dari negara tujuan sebelum mengirim sampahnya.
"Amandemen Konvensi Basel menguatkan Indonesia yang tengah gencar menangani sampah impor dengan pengetatan regulasi. Perdagangan limbah antar negara harus lebih ketat dan ada notifikasinya kepada negara," imbuh Rosa. (OL-8)
Kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah ini menggandeng Waste4Change untuk melakukan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Jikaa dihitung secara kasar sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, kerugian yang disebabkan oleh masalah pencemaran sampah plastik di laut Indonesia diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun.
Sampah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat di Indonesia juga bisa masuk ke Samudera Hindia hingga ke Madagaskar.
Warga akan diedukasi modul Plastic, Sustainability & You Education (PSYE) untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan plastik berkelanjutan dan pengelolaan limbah yang efektif.
Target pemerintah Indonesia dalam menurunkan kebocoran sampah plastik dari aktivitas masyarakat sebesar 70 persen pada 2025.
BRIN terus melakukan penelitian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam mendeteksi jenis sampah plastik. Termasuk, melibatkan akademisi dari berbagai multidisiplin ilmu.
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved