Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka menyambut Musyawarah Nasional XIII, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menggelar Seminar Nasional bertajuk 'Pendidikan Bangsa dalam Menyiapkan SDM Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0'.
Acara yang digelar pada Kamis (22/8) besok ini bertempat di Museum Ronggowarsito, Jalan Abdul Rahman Saleh Nomor 1, Semarang, Jawa Tengah, dimulai pukul 09.30 hingga 13.00 WIB.
Seminar nasional ini akan menghadirkan pembicara Wikan Sakarinto, Dekan Sekolah Vokasi UGM, Retno Listyarti, praktisi pendidikan yang kini aktif sebagai Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), artis muda sekaligus enterpreneur yang menekuni bidang seni, Gita Gutawa, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD.
Sekjen Pengurus Pusat Kagama, AAGN Ari Dwipayana, mengatakan, tema tersebut dipilih lantaran pihaknya ingin menghimpun gagasan tentang bagaimana membangun SDM Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
"Indonesia sedang memasuki periode bonus demografi, di mana 70% penduduk Indonesia akan berada pada usia kerja yang akan mencapai puncaknya pada 2025–2030. Di satu sisi, bonus ini merupakan kekuatan Indonesia dalam menjalankan berbagai program pembangunan, namun di sisi lain akan menjadi 'bencana' jika Indonesia gagal membangun SDM yang unggul," ujar Ari dalam keterangannya, Rabu (21/8).
Namun, ia optimistis Indonesia akan mampu menghadapinya. Sebab, pengembangan kualitas sumber daya manusia menjadi komitmen bersama segenap bangsa yang diwujudkan dalam prioritas dan fokus utama kerja pemerintah.
Menurut Ari, pembangunan SDM ini sangat penting sebab ke depan Indonesia tidak bisa lagi mengandalkan diri pada komoditas.
Baca juga: Menpora Ajak Ratusan Pemuda Nobar Film Livi Zheng Besok di Bali
"Indonesia harus keluar dari 'kutukan' sumber daya alam sebab era komoditas sudah berakhir. Indonesia harus mampu menggeser arah pembangunan ke pembangunan manusia, mendorong inovasi, dan penguasaan teknologi. Apalagi kita berhadapan dengan dunia yang berubah dengan begitu cepat dengan datangnya revolusi industri 4.0," kata Ari.
Era industri 4.0 ialah kecenderungan otomatisasi dan pertukaran data yang mencakup cyber-physics, internet of things [IoT], cloud computing, dan cognitive computing. Istilah industri 4.0 diangkat kembali dalam Hannover Fair pada 2011 yang utamanya tentang komputerisasi pabrik, namun sekarang berkembang dan diyakini sebagai kecenderungan global.
Lantas dari mana Indonesia memulai pembangunan manusia? Menurut Ari, pembangunan manusia harus dilakukan mulai dari dalam kandungan sampai dengan lanjut usia (lansia).
"Kuncinya adalah pendidikan. Sebab lompatan kemajuan bangsa bisa dilakukan melalui pendidikan. Pada titik ini sektor pendidikan Indonesia menghadapi tantangan nyata dan tidak ringan. Pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan bagaimana menyediakan bentuk pendidikan yang tidak hanya tanggap dalam menyiapkan peserta didik yang kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat berakar pada jati diri bangsa," lanjutnya menerangkan.
Pertanyaan yang kemudian muncul ialah apa arah reformasi pendidikan sehingga Indonesia bisa melakukan lompatan? Menurut dia, arah yang perlu dilakukan setidaknya ada dua cara. Pertama, meningkatkan akses pada pendidikan dan kedua, meningkatkan kualitas pendidikan.
Untuk menjawab dan membahas pertanyan-pertanyan tersebut, Kagama pun menggelar Seminar Nasional Pra-Munas. Sebanyak 700 peserta dari berbagai latar belakang sosial dan tingkat pendidikan bakal meramaikan seminar yang terbuka untuk umum dan dibuka Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (RO/OL-1)
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Seminar internasional ini membahas bagaimana negara perlu memperkuat kapasitas tata kelola publik di tengah lanskap global yang semakin kompleks.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk melindungi eksistensi dan martabat Masyarakat Adat Dayak sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan Kalimantan.
AI harus dilihat sebagai peluang besar untuk menciptakan solusi kreatif dalam berbagai bidang, terutama pendidikan.
Kompetensi digital harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan nilai profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved