Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan saat arus balik Lebaran 2019.
"Kami sudah menyiapkan strategi one way dari Kalikangkung sampai Cawang. Jalur Selatan juga termasuk yang akan kami rekayasa," kata mantan Kapolda Metro Jaya itu di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/6).
Menurut dia, kelak bukan hanya Tol Trans Jawa yang akan diperhatikan jajarannya. Lalu lintas di Trans Sumatra pun tidak akan luput dari pengawasan Polri.
"Trans Sumatra juga ada rekayasa kalau dibutuhkan," tutur dia.
Baca juga: ASN Diingatkan Kembali dari Mudik Tepat Waktu
Lebih lanjut, mantan Kapolda Papua ini menjelaskan, pengalihan jalur tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan pada arus balik Lebaran 2019, yang diprediksi berlangsung pada 7,8, dan 9 Juni 2019.
"Kalau arus mudik waktunya cukup panjang, dari 29 Mei sampai dengan 4 Juni atau enam hari. Jadi tidak ada puncak mudik," ujar Tito.
"Tapi kalau arus balik, waktunya hanya tiga hari, Jumat, Sabtu, Minggu. Kami prediksi puncak mudik terjadi pada hari Minggu karena besoknya sudah mulai kerja. Bisa ada penumpukan kendaraan," imbuhnya.
Untuk menghalau kemacetan, Tito menyarankan masyarakat agar tidak pulang pada hari Minggu, melainkan sebelum atau sesudah puncak arus balik berlangsung. (OL-2)
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
LEBIH dari 90 persen pemudik memberikan apresiasi terhadap petugas PT Kereta Api Indonesia atau KAI yang bertugas baik di stasiun maupun di dalam kereta selama masa arus balik Lebaran 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved