ASN Diingatkan Kembali dari Mudik Tepat Waktu

Penulis: Kautsar Widya Prabowo Pada: Rabu, 05 Jun 2019, 14:30 WIB Humaniora
ASN Diingatkan Kembali dari Mudik Tepat Waktu

MI/Dwi Apriani
Sejumlah ASN di Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2019.

MENTERI Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin mewanti-wanti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar kembali bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Para ASN yang tengah mudik pun diminta kembali tepat waktu.

"ASN supaya jangan terlambat tanggal 10 (Juni 2019) harus masuk. Kalau tidak, ada sanksinya," ujar Syafruddin usia menjalin silahturahmi di kediaman Megawati Soekarnoputri, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/6).

Dia juga berharap momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah bisa dimanfaatkan untuk kembali mempersatukan masyarakat. Terutama, generasi muda yang sempat bersitegang dalam pemilu.

"Seluruh anak Indoneia karena kita akan menuju Indonesia emas di 2045, kepada generasi penerus bangsa hendaknya betul-betul mempersiapkan diri untuk menjaga keutuhan seluruh bangsa," tuturnya.

Baca juga: Idul Fitri, Dewan Kepausan Harap Indonesia Damai Sejahtera

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengesahkan cuti bersama bagi para ASN pada 2019. Cuti bersama itu diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2019 tentang Cuti Bersama yang telah ditandatangani Jokowi pada Senin, 27 Mei 2019.

Dilansir dari situs resmi Setkab.go.id, cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah bagi ASN ditetapkan pada 3, 4, dan 7 Juni 2019. Presiden juga menetapkan 24 Desember 2019 sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.

"Cuti bersama sebagaimana dimaksud tidak mengurangi hak cuti tahunan Pegawai Negeri Sipil,” bunyi pernyataan Keppres tersebut seperti dikutip dari laman Setkab, Selasa (28/5). (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Sekelompok pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Kamis (9/5), berencana menggelar aksi mendesak KPU untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Joko WIdodo-Ma'ruf Amin. Apakah Anda setuju dengan pengerahan massa untuk memaksakan kehendak kepada KPU?





Berita Populer

Read More