Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG tahun ajaran baru merupakan periode sibuk bagi para orangtua yang memiliki anak usia sekolah. Terutama bagi mereka yang baru pertama memasukkan si buah hati ke tingkat pendidikan dasar.
Memilah dan memilih sekolah bukanlah urusan yang mudah, karena akan berdampak pada masa depan anak.
Sekolah dengan fasilitas terbaik tentu menjadi pertimbangan utama para orangtua. Namun, apakah faktor itu menjadi satu-satunya yang dapat menjadi pertimbangan?
Dengan kemajuan teknologi, dan perkembangan sebuah kota, para orangtua masa kini memiliki beberapa kriteria dalam memilih sekolah untuk si buah hati.
Kenyataan ini terungkap dalam talk show Musim Sekolah Tiba: Sekolah Dekat Rumah, Dampaknya Bagi Orangtua dan Tumbuh Kembang Anak yang berlangsung di Marketing Lounge Podomoro Golf View, Cimanggis, akhir bulan lalu.
“Semua orang tua pasti mengharapkan pendidikan yang terbagus dan terbaik untuk anak anaknya. Karena mereka berpikir bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang sekaligus bekal untuk sukses di masa depan, kata Kepala Sekolah Karakter, Triani.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/219518-sekolah-sukma-bangsa-buka-pendaftaran-siswa-baru-lebih-awal
Oleh karena itu orang tua tidak akan sembarangan dalam memilih sekolah untuk anak nya. Biaya sekolah yang tinggi atau mahal belum tentu dapat menentukan kualitas sekolah itu sendiri.
Sementara itu psikolog sekaligus pemerhati dunia anak, Seto Mulyadi mengatakan, sekolah dengan lingkungan yang baik, tentu dapat memberikan pengaruh dan efek yang baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.
“Selain juga kondisi lingkungan sekolah, dan orangtua dan keluarga menjadi faktor penting yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak," kata pria yang dikenal dengan sapaan Kak Seto itu.
Bagi si kecil yang masih membutuhkan perhatian dari para orang tua, memilih sekolah yang jarak nya tidak terlalu jauh dari rumah mungkin menjadi pertimbangan. Begitu pula dengan masyarakat yang tinggal di kota besar layaknya Jakarta.
Sekolah yang dekat tempat tinggal dapat menghindari lamanya waktu tempuh. Dengan demikian anak akan memiliki waktu istirahat yang cukup, tidak mengalami stres dalam perjalanan, sehingga akan mengikuti pelajaran dengan kondisi prima.
Jarak antara rumah dan sekolah yang terlalu jauh terkadang akan memberikan pengaruh yang kurang baik pada kondisi fisik anak, yang menyebabkan anak menjadi mudah lelah di jalan dan kurang nya semangat untuk belajar karena sudah lelah di perjalanan menuju sekolah.
Selain itu dapat membuat konsentrasi belajar menjadi kurang baik. Selain itu jarak yang dekat membuat anak memiliki banyak waktu bermain.
Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View, Alvin Andronicus berpendapat, sekolah dekat rumah turut membantu meringankan beban orangtua.
“Dari sisi ekonomi, lebih hemat, katanya. Sekolah yang jauh membutuhkan biaya transportasi. Misalnya apabila menggunakan jasa antar jemput, maka ada biaya tambahan yang harus di keluarkan, ujarnya.
Pemerintah pun mulai memahami kondisi ini dengan menerapkan sistem zonasi. Sistem zonasi menjadi kriteria utama dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud)14/2018 tentang PPDB disebutkan, kriteria utama dalam penerimaan siswa baru, yakni jarak sesuai dengan ketentuan zonasi.
Menyadari pentingnya sarana pendidikan yang terjangkau, baik dari segi biaya maupun jarak, Podomoro Golf View melengkapi kawasannya dengan fasilitas pendidikan.
Mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi tersedia di kawasan mixed-use development seluas 60 hektar yang berada di exit tol Km 19 Cimanggis. Institusi pendidikan yang tersedia di kawasan antara lain Sekolah Karakter Bangsa, AL-Azhar hingga Gunadarma. (RO/OL-8)
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved