Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 513 pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi dan, Geofisika (BMKG) Pusat yang terdiri atas 185 pegawai wanita dan 328 pegawai pria berlatih evakuasi mandiri dengan skenario 'Simulasi Gempa Bumi Kuat untuk Gedung Bertingkat', pada Jumat (26/4), di Kantor BMKG Pusat, Jakarta Pusat.
Selain untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana setiap 26 April, kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih seluruh pegawai BMKG agar memiliki keterampilan menyelamatkan diri dan melakukan evakuasi apabila terjadi gempa bumi kuat.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan oleh pegawai BMKG Pusat di Jakarta, tetapi diikuti juga secara serentak oleh seluruh Balai Wilayah dan UPT BMKG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia pada jam 8.30 waktu setempat.
"Setidaknya ada 223 UPT BMKG dan 5 Balai Wilayah BMKG yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan simulasi evakuasi mandiri tersebut," jelas Rahmat.
Skenario gempa yang digunakan BMKG Pusat ialah gempa magnitudo M8,7 di selatan Jawa yang dampaknya terasa hingga Jakarta dengan skala intensitas VI MMI. Sedangkan UPT dan Balai Wilayah BMKG di daerah menggunakan skenario sumber gempa yang dekat dengan lokasi masing-masing, dan kekuatan gempa (magnitudo) yang disesuaikan dengan sejarah kegempaan di wilayahnya.
Baca juga: Tiga Menteri Cek Kesiapan Haji
Selanjutnya, Rahmat Tmemaparkan, dengan skala intensitas tersebut sangat mungkin BMKG Pusat mengalami guncangan yang sangat kuat sehingga mengakibatkan gangguan operasional Sistem Peringatan Dini Tsunami (InaTEWS) yang berada di Jakarta.
"Oleh karena itu latihan tersebut juga dilaksanakan untuk menguji sistem Back Up InaTEWS yang berada di Bali, serta Standar Operasional Prosedut (SOP) peralihan operasional InaTEWS ketika sistem pusat mengalami gangguan," ujar Rahmat.
Ia juga menambahkan bahwa BMKG secara rutin selalu berpartisipasi dalam kampanye sadar bencana melalui peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana.
"Simulasi gempa bumi kuat tidak hanya melatih pegawai BMKG untuk dapat melakukan evakuasi dengan baik, lebih jauh latihan ini untuk menguji sistem peringatan dini agar selalu siap menghadapi kemungkinan buruk saat terjadi bencana," tutup Rahmat. (OL-9)
Di tengah kemajuan teknologi, satu pertanyaan besar masih menghantui para ilmuwan, kapan dan di mana gempa besar berikutnya akan mengguncang?
Gempa dangkal M 4,9 guncang Konawe Kepulauan, Sultra, Kamis (26/3). Getaran terasa kuat hingga Kendari dan Konsel dipicu aktivitas Sesar Naik Tolo.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
DUA bangunan rumah warga di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan rusak terdampak gempa 4,2 magnitudo, Minggu (15/3). Kedua bangunan itu berada di dua lokasi berbeda.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved