Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap 2 Mei, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Turnamen Bulu Tangkis Beregu Antar Kementerian dan Lembaga (K/L). Perhelatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 April 2019, di Gedung Olahraga Kemendikbud, Senayan, Jakarta.
Sebanyak 12 K/L turut menyemarakkan turnamen ini, antara lain tuan rumah Kemendikbud, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sekretariat DPR/MPR, dan Bank Negara Indonesia.
Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi, mengutarakan turnamen bulu tangkis ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar-K/L sehingga kinerja aparatur sipil negara (ASN) dapat terpacu lebih baik.
"Kami mengapresiasi atas partisipasi 12 kementerian dan lembaga dalam turnamen ini. Semoga jaringan kerja kita semakin baik, pekerjaan semakin lancar, sehingga kinerja kita semakin bagus, dan tentu manfaatnya akan dirasakan bagi masyarakat luas," kata Didik saat membuka turnamen, Rabu (10/4).
Baca juga: PBNU Gelar Haul Pejuang Nahdlatul Ulama
Sejumlah pejabat eselon satu nampak hadir, seperti Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano, Dirjen PAUD Dikmas Harris Iskandar, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid, Kepala Badan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Ari Santoso dan lain-lain.
Didik menambahkan, turnamen yang dirangkaikan dengan peringatan Hardiknas 2019 diharapkan pula dapat dirasakan bagi K/L lainnya.
"Harapannya semoga Hardiknas tahun ini semakin meriah. Perayaan hari pendidikan ini bukan hanya oleh pihak Kemendikbud juga untuk kementerian dan lembaga turut merayakan," ujar Didik.
Selain membuka turnamen bulu tangkis, Didik Suhardi juga meresmikan gedung olahraga baru di lingkungan Kemendikbud yang sebelumnya berada di Gedung F Kemendikbud.
Sebelum pertandingan antar-K/L dimulai, Didik bersama beberapa pejabat eselon I dan II Kemendikbud melakukan pertandingan ekshibisi. Turnamen ini akan menghasilkan tiga juara, masing-masing juara mendapatkan piala dan dana pembinaan. (OL-1)
Saksi Sutanto ungkap peran dominan Jurist Tan dalam sidang korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek yang menyeret nama Nadiem Makarim.
Dalam persidangan, terlihat juga istri Nadiem, Franka Franklin, serta ibunda Nadiem, Atika Algadrie, yang sudah hadir dan menyambut Nadiem sejak masuk ke ruang sidang.
KEMAMPUAN membaca bukan bawaan lahir. Otak manusia tidak dirancang untuk itu. Itu ialah penemuan budaya yang baru
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved