Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
TUNGGAKAN menjadi persoalan yang harus dihadapi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memasuki tahun kelima penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Data dari BPJS Watch menunjukan utang iuran dari badan usaha dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) relatif besar.
Berdasarkan laporan per 30 November 2018 lalu, jumlah tunggakan iuran JKN pekerja penerima upah (PPU) Swasta dan BUMN pada BPJS Kesehatan sebanyak Rp325,53 miliar.
"Tunggakan iuran itu terus naik, tercatat per 31 Januari 2019 jumlah tunggakan iuran dari PPU swasta dan BUMN sebanyak Rp334,72 miliar dari total Rp3,37 triliun," ujar Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar kepada Media Indonesia, Senin (1/4).
Baca juga: BPJS Kerja Sama dengan Kejati DKI Jakarta Tangani 'Fraud'
Sementara tunggakan iuran yang berhasil ditagih, terang Timboel, jumlahnya jauh lebih kecil yakni Rp26 miliar dari total tunggakan yang ada pada 2018.
BPJS Kesehatan, imbuhnya harus bekerja keras apalagi dengan target menarik tunggakan iuran sebesar Rp500 miliar pada 2019.
"Rendahnya kepatuhan membayar iuran, belum ditindaklanjuti dengan penegakan hukum yang serius," pungkasnya. (OL-3)
LEBIH dari 500 siswa di delapan TK dalam wilayah Tangerang Selatan menikmati layanan pemeriksaan gigi serta edukasi kesehatan.
Di Indonesia, kanker paru menyumbang 9,5% dari seluruh kasus kanker serta menjadi penyebab 14,1% kematian akibat kanker.
Penelitian terbaru menemukan paparan gelombang panas berulang dapat mempercepat proses penuaan manusia.
Makanan yang menjadi tren dan digemari anak muda biasanya tinggi gula dan gorengan dengan tepung mengandung advanced glycation end products (AGEs) yang merusak kolagen.
Sektor kesehatan di Indonesia kini memasuki fase baru dengan hadirnya teknologi pemindai PET/CT Biograph Vision Quadra di RS EMC Grha Kedoya.
Dorongan untuk hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik kembali digaungkan melalui ajang AIA Vitality Live 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved