Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) milik Indonesia mendapat pengakuan dari Inggris. Kayu-kayu asal hutan Indonesia yang bersertifikat legal akan memperoleh kemudahan masuk ke negara tersebut tanpa uji tuntas dan dijamin tidak akan mengalami hambatan akibat keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
Rekognisi itu disahkan melalui penandatanganan Persetujuan Kemitraan Sukarela tentang Penegakan Hukum Kehutanan, Penatakelolaan, dan Perdagangan Produk Kayu antara Indonesia dan Inggris (FLEGT-VPA) yang ditandatangani Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Duta Besar Inggris Moazzam Malik, di Jakarta, Jumat (29/3).
"Kesepakatan ini merupakan antisipasi pemerintah untuk memastikan sektor usaha perkayuan di Indonesia tidak akan mengalami hambatan perdagangan sebagai akibat Brexit," kata Menteri Siti.
Moazzam Malik mengapresiasi Indonesia yang telah membangun SVLK sejak 2003. Kesepakatan kedua negara diharapkan bisa terus menjadi momentum mempromosikan pengelolaan hutan secara lestari. (Dhk/H-1)
Kombinasi identifikasi jenis dan asal-usul geografis kayu akan sangat membantu dalam kepastian legalitas pemanfaatan kayu.
Meskipun teknologi DNA telah menjadi standar global dalam forensik kehutanan, penerapannya di Indonesia hingga kini masih tergolong terbatas.
Tumpukan gelondongan kayu terlihat di permukiman Tabiang Bandang Gadang, Nanggalo, Padang, Sumatra Barat.
Kayu-kayu besar yang ditemukan pascabencana merupakan konsekuensi dari rusaknya lapisan-lapisan vegetasi akibat aktivitas manusia.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup atau KLH akan panggil perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap gelondongan kayu di Batang Toru awal pekan depan terkait banjir Sumatra
Menurut Prof Dodik, kayu-kayu besar dan kecil yang tampak berserakan di lokasi bencana tidak berasal dari satu penyebab tunggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved