Selasa 26 Maret 2019, 18:41 WIB

Orang Utan Hope Mulai Stabil

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Orang Utan Hope Mulai Stabil

BKSDA
Orang Utan Hope Dievakuasi dengan 74 butir peluru senapan angin di tubuhnya

 

KONDISI orang utan Sumatra (Pongo abelii) Hope yang dievakuasi dengan puluhan peluru di tubuhnya kini membaik. Setelah menjalani operasi tulang, Hope kini sudah bisa makan dan minum rutin serta banyak bergerak.

"Hope sudah jauh membaik. Dia sudah banyak bergerak, makan dan minum sangat stabil, tangan kiri sudah banyak digunakan kembali. Hanya tinggal perawatan luka yang terkena benda tajam," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Sapto Aji Prabowo dihubungi dari Jakarta, Selasa (26/3).

BKSDA Aceh mengevakuasi Hope dan anaknya yang berusia satu bulan dari kebun warga di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, Minggu (10/3). Saat dievakuasi, Hope menderita luka dan ditemukan 74 butir peluru senapan angin di tubuhnya. Anak Hope sendiri tidak bisa tertolong dan tewas karena kondisinya terlalu lemah.

Sapto menuturkan hingga saat ini baru tujuh peluru yang berhasil dikeluarkan dari tubuh Hope. Operasi lanjutan akan menunggu kondisinya lebih baik selama beberapa hari ke depan.

Ia menambahkan BKSDA telah meminta masyarakat untuk tidak menggunakan senapan angin selain untuk kegiatan berburu. Pihaknya bersama Polda Aceh kini menggencarkan sosialisasi pelarangan tersebut.

"Kita sudah bersurat ke Polda mengenai hal itu. Kemudian di lapangan dalam berbagai kesempatan kunjungan ke masyarakat dan sekolah-sekolah disampaikan juga himbauan tersebut," ungkap Sapto.

Baca juga: Orang Utan Hope Jalani Operasi Tulang

Mengutip Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012, ujar Sapto, masyarakat dilarang menggunakan senapan angin untuk berburu yang pada kenyataannya justru menjadi alat bantu untuk kejahatan satwa. Pemakaian senapan angin dilarang di luar area latihan tembak atau pertandingan olahraga tembak. Terkait penanganan hukum kasus Hope, saat ini tengah ditangani Polda Aceh.

Sementara itu, sebuah petisi daring diinisiasi organisasi Sahabat Alam Lestari ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk menyelamatkan orang utan Sumatra. Mereka meminta kepada pihak penegak hukum mengusut tuntas dan memberi tindakan tegas kepada penembak Hope serta menertibkan penggunaan senjata angin. Hingga Selasa (26/3) sore pukul 18.00 WIB, petisi ditandatangani lebih dari 58.000 ribu orang.(OL-5)

Baca Juga

Ist

Kembangkan Inovasi, Siloam Hospitals Group dan NCGM Jepang Jalin Kerja Sama

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:40 WIB
Kerja sama Siloam Hospitals dan NCGM menjadi jembatan bagi kedua belah pihak dalam mengembangkan potensi riset dan inovasi, termasuk...
MI/Susanto

93.505 Jemaah Haji Sudah Pulang ke Indonesia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:34 WIB
Hingga hari ke-72 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M, total sebanyak 93.505 jemaah haji sudah pulang ke...
Antara

BMKG: Waspadai Curah Hujan Tinggi pada Tiga Hari Mendatang

👤Dinda Shabrina 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 15:09 WIB
Berdasarkan data pengawasan BMKG, terdapat probabilitas pertumbuhan bbit siklon atau siklon tropis di belahan Bumi bagian utara hingga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya