Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
POTONGAN video yang memperlihatkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mempertanyakan soal siapa yang menggaji ASN ramai di media sosial. Hal itu dimulai dari majunya seorang ASN untuk memberi masukan soal desain sosialisasi pemilu, namun malah digunakan untuk mengasosiasikan pilihan politiknya bahkan bisa disebut mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.
Padahal sebelumnya, Menkominfo dengan gamblang menegaskan pemilihan desain tidak ada kaitannya dengan pemilu. Penegasan tersebut terhitung diucapkan sampai empat kalimat, sebelum memanggil ASN tersebut ke panggung.
Karena itu, Menkominfo terkejut dan lantas mengeluarkan pertanyaan "Yang gaji Ibu siapa?" dan "yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan ibu".
"Menkominfo hanya ingin menegaskan bahwa ASN digaji oleh negara sehingga ASN harus mengambil posisi netral, setidaknya di hadapan publik. Keyakinan yang dimakud bukan merujuk pada pilihan ASN tersebut, tetapi sikap ketidaknetralan yang disampaikan kepada publik. Ini mencederai rasa keadilan rakyat yang telah menggaji ASN," ujar Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI Ferdinandus Setu dlaam keterangan resmi, Jumat (1/2).
Baca juga: Jelang Pemilu, Kemenkominfo makin Gencar Lawan Hoaks
Ferdinandus pun menyebut Menkominfo kembali menegaskan dalam kata penutup terkait posisi ASN yang digaji oleh negara sehingga harus netral dan menjadi pemersatu bangsa dan memerangi hoaks.
Pihaknya menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh.
"Ada momen Menkominfo meluruskan permasalahan desain yang malah menjadi ajang kampanye capres pilihan. Namun ASN tersebut tidak berusaha menjawab substansi pertanyaan, bahkan setelah pertanyaannya dielaborasi lebih lanjut oleh Menkominfo," tuturnya.
Sebelumnya, Mekominfo meminta masukan kepada semua karyawan tentang dua buah desain sosialisasi pemilu yang diusulkan untuk Gedung Kominfo dengan gaya pengambilan suara. Acara berlangsung interaktif dan antusias hingga ketikan seorang ASN diminta maju ke depan dan malah menggunakan kesempatan itu untuk mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.(RO/OL-5)
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Kementerian Pertahanan menjadwalkan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi 4.000 ASN pada April 2026.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Pemerintah resmi membuka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) ASN 2026. Simak syarat lengkap, durasi pelatihan, dan hak peserta di sini.
WAKIL Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto menyebut ada sekitar 4.000 aparatur sipil negara atau ASN dilatih untuk menjadi komando cadangan atau Komcad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved