Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Menkominfo Minta ASN Bersikap Netral di Depan Publik

Micom
01/2/2019 09:54
Menkominfo Minta ASN Bersikap Netral di Depan Publik
(MI/SUSANTO)

POTONGAN video yang memperlihatkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mempertanyakan soal siapa yang menggaji ASN ramai di media sosial. Hal itu dimulai dari majunya seorang ASN untuk memberi masukan soal desain sosialisasi pemilu, namun malah digunakan untuk mengasosiasikan pilihan politiknya bahkan bisa disebut mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.

Padahal sebelumnya, Menkominfo dengan gamblang menegaskan pemilihan desain tidak ada kaitannya dengan pemilu. Penegasan tersebut terhitung diucapkan sampai empat kalimat, sebelum memanggil ASN tersebut ke panggung.

Karena itu, Menkominfo terkejut dan lantas mengeluarkan pertanyaan "Yang gaji Ibu siapa?" dan "yang menggaji pemerintah dan bukan keyakinan ibu".

"Menkominfo hanya ingin menegaskan bahwa ASN digaji oleh negara sehingga ASN harus mengambil posisi netral, setidaknya di hadapan publik. Keyakinan yang dimakud bukan merujuk pada pilihan ASN tersebut, tetapi sikap ketidaknetralan yang disampaikan kepada publik. Ini mencederai rasa keadilan rakyat yang telah menggaji ASN," ujar Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI Ferdinandus Setu dlaam keterangan resmi, Jumat (1/2).

Baca juga: Jelang Pemilu, Kemenkominfo makin Gencar Lawan Hoaks

Ferdinandus pun menyebut Menkominfo kembali menegaskan dalam kata penutup terkait posisi ASN yang digaji oleh negara sehingga harus netral dan menjadi pemersatu bangsa dan memerangi hoaks.

Pihaknya menyesalkan beredarnya potongan-potongan video yang sengaja dilakukan untuk memutus konteks masalah dan tidak menggambarkan peristiwa secara utuh.

"Ada momen Menkominfo meluruskan permasalahan desain yang malah menjadi ajang kampanye capres pilihan. Namun ASN tersebut tidak berusaha menjawab substansi pertanyaan, bahkan setelah pertanyaannya dielaborasi lebih lanjut oleh Menkominfo," tuturnya.

Sebelumnya, Mekominfo meminta masukan kepada semua karyawan tentang dua buah desain sosialisasi pemilu yang diusulkan untuk Gedung Kominfo dengan gaya pengambilan suara. Acara berlangsung interaktif dan antusias hingga ketikan seorang ASN diminta maju ke depan dan malah menggunakan kesempatan itu untuk mengampanyekan nomor urut pasangan tertentu.(RO/OL-5)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik