Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR gembira bagi para pencinta sinema Korea di tanah air. Film fenomenal The King’s Warden dipastikan akan segera menyapa penonton mulai 8 April 2026 mendatang di berbagai jaringan bioskop Indonesia.
Membawa reputasi besar dari negara asalnya, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang mendalam dengan memadukan akurasi sejarah dan narasi emosional yang kuat.
The King’s Warden bukan sekadar drama sejarah biasa. Film ini berhasil menangkap esensi salah satu periode paling kelam dalam Dinasti Joseon namun tetap memberikan sentuhan hiburan yang segar.
Sebelum Anda bergegas ke bioskop, berikut adalah 5 fakta menarik yang membuat film ini wajib masuk dalam daftar tontonan Anda.
Kualitas akting dalam The King’s Warden menjadi daya tarik utama. Film ini mempertemukan aktor veteran Yoo Hae-jin, yang berperan sebagai kepala desa dengan karakter "licik" namun karismatik, dengan aktor muda berbakat Park Ji-hoon yang memerankan Raja Danjong (Yi Hong-wi).
Kehadiran Yoo Ji-tae sebagai Han Myeong-hoe, tokoh politik paling berpengaruh di masa Joseon, menambah bobot ketegangan politik dalam cerita. Selain itu, aktris Jeon Mi-do memberikan performa menyentuh sebagai Mae-hwa, dayang istana setia yang mendampingi sang raja dalam masa pengasingannya. Dinamika hubungan antar karakter ini menciptakan kedalaman emosional yang jarang ditemukan dalam film kolosal serupa.
Meskipun sejarah Dinasti Joseon telah berulang kali diadaptasi ke layar lebar, The King’s Warden mencatatkan diri sebagai film pertama yang secara khusus mengeksplorasi kisah Raja Danjong secara mendalam. Fokus cerita terletak pada masa-masa sulit sang raja muda setelah digulingkan secara paksa oleh pamannya sendiri, Pangeran Agung Suyang (yang kemudian naik takhta sebagai Raja Sejo).
Film ini memberikan sudut pandang baru mengenai tragedi kemanusiaan di balik perebutan kekuasaan. Penonton diajak melihat sisi rapuh sekaligus keteguhan hati seorang raja remaja yang terisolasi dari dunianya, sebuah detail sejarah yang selama ini jarang diketahui publik luas secara mendetail.
Film ini tiba di Indonesia dengan predikat yang sangat mentereng. Di Korea Selatan, The King’s Warden sukses menempati peringkat ketiga dalam daftar film dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa. Prestasi ini membuktikan bahwa narasi yang diusung mampu beresonansi dengan penonton modern.
Dengan total penjualan tiket mencapai lebih dari 15,6 juta, film ini telah melampaui rekor pendapatan film populer Extreme Job. Secara finansial, film ini resmi menjadi salah satu film terlaris dalam sejarah Korea Selatan dengan pendapatan mencapai $99,4 juta atau setara dengan Mata Uang Rupiah 1,68 triliun.
Sutradara Jang Hang-jun mengambil langkah berani dengan menyisipkan unsur komedi di tengah latar belakang sejarah yang kelam. Pada paruh awal, penonton akan disuguhi interaksi kocak antara warga desa yang lugu dengan sang raja yang terbiasa dengan protokol istana yang kaku.
Namun, keceriaan tersebut perlahan berubah menjadi suasana yang mencekam dan emosional saat konflik politik mulai memuncak. Perpaduan genre yang kontras ini membuat alur film terasa dinamis, mencegah rasa bosan, dan memberikan dampak emosional yang lebih kuat saat mencapai klimaks cerita.
Visual film ini didukung oleh sinematografi yang memukau, menangkap keindahan alam Yeongwol, khususnya wilayah Cheongnyeongpo yang terisolasi secara geografis. Penggunaan lokasi asli ini bukan tanpa alasan; pemandangan pegunungan yang megah dan sungai yang tenang digunakan untuk mengontraskan kesunyian hidup sang raja dengan kemegahan istana yang ia tinggalkan.
Keindahan visual ini memberikan pengalaman imersif bagi penonton, seolah ikut merasakan keterasingan sekaligus kedamaian semu yang dialami oleh Raja Danjong selama masa pembuangannya.
The King’s Warden dijadwalkan tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 8 April 2026. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan mahakarya sinema Korea yang memadukan sejarah, tawa, dan air mata ini. (Variety/Z-10)
Fenomena layar lebar Korea Selatan, The King’s Warden, terus mencatatkan sejarah baru di industri perfilman negeri ginseng.
The King’s Warden menjadi drama sejarah yang berat dan kaku, film garapan sutradara Jang Hang-jun ini justru tampil sebagai sebuah perjalanan yang sangat hangat dan penuh tawa,
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Simak sinopsis The King's Warden, film Korea terlaris 2026 yang dibintangi Park Ji Hoon & Yoo Hae Jin. Kisah haru Raja Danjong di pengasingan Joseon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved